listrikpln

Menunggu Sejak 1961, Desa Bogorejo Akhirnya Nikmati Listrik

( kata)
Menunggu Sejak 1961, Desa Bogorejo Akhirnya Nikmati Listrik
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama dengan perwakilan PLN, melaunching penyalaan perdana listrik di Dusun 8 Desa Bogorejo, Gedongtataan, Pesawaran. Putra P

PESAWARAN (Lampost.co) -- Raut wajah gembira ditunjukkan oleh warga Dusun 8 Sidumulyo Desa Bogorejo, Kecamatan Gedongtatan, Kabupaten Pesawaran. Setelah sekian lama menanti sejak 1961, akhirnya kampung mereka dialiri listrik.

Tokoh masyarakat Dusun 8 Desa Bogorejo, Meisiswanto mengatakan, sudah puluhan tahun warga mengimpikan daerahnya dapat diterangi listrik, dan pada tahun ini impian tersebut dapat terwujud.

"Rasa senang dan bahagia bercampur aduk dalam diri kami, karena selama saya tinggal disini listrik belum sama sekali masuk ke daerah kami. Tepat pada perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, tempat tinggal kami diterangi listrik," jelasnya pada launching perdana penghidupan listrik, Selasa, 18 Agustus 2020.

Pada kesempatan itu, ia mewakili 70 kepala keluarga yang berada di Dusun 8 Desa Bogorejo, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah desa, dan Bupati Pesawaran karena telah memfasilitasi pemasangan jaringan listrik ke tempat tinggal mereka.

"Banyak pihak yang telah membantu terwujudnya mimpi kami, seperti PTPN VII yang telah memberikan izin pohon karetnya diperbolehkan untuk ditebang agar dapat dilalui kabel, kemudian juga PT PLN, dan juga Pak Dendi selaku Bupati Pesawaran yang telah mewujudkan cita-cita kami ini," ungkapnya.

Sementara Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, di akhir-akhir masa jabatannya selaku Bupati Pesawaran, hampir 100% wilayah di Bumi Andan Jejama sudah teraliri listrik.

"Tugas saya ini, tinggal di Pulau Legundi yang masih belum teraliri listrik, namun kemarin saya dan PLN telah mengirimkan disel agar bisa digunakan untuk masyrakat agar dapat menerangi disana, dan saya juga terus berusaha agar daerah tersebut dapat segera dialiri listrik," paparnya. 

Dendi menambahkan, dengan dialiri listrik di Dusun 8 Desa Bogorejo bukanlah suatu prestasi dirinya selaku bupati, melainkan hal itu memang sudah menjadi kewajiban dirinya selaku pemimpin di Pesawaran untuk mewujudkan impian masyrakatnya.

"Itu sudah kewajiban saya selaku kepala daerah, untuk membuat masyarakat saya merasa merdeka dari segala hal, salah satunya merdeka dari kegelapan, dan hal itu saya wujudkan di Dusun 8 Desa Bogorejo ini," tegasnya.

Dengan masuknya aliran listrik, lanjut Dendi, diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyrakat setempat, karena listrik menjadi salah satu penunjang untuk investor datang.

Winarko



Berita Terkait



Komentar