imunisasi

Menunda Imunisasi akan Berdampak pada Kesehatan Anak

( kata)
Menunda Imunisasi akan Berdampak pada Kesehatan Anak
Ilustrasi-Pexels

Jakarta (Lampost.co) -- Sebagian orang tua memilih untuk tidak melakukan imunisasi terhadap buah hatinya karena covid-19. Akan tetapi perilaku tersebut akan memberikan dampak yang buruk dan sangat tidak dianjurkan untuk menunda imunisasi.
 
dr. Citra Amelinda, Sp.A, IBCLC, M.Kes, menjelasakan anak bayi sangat rentan terhadap penyakit. Ia perlu memperoleh vaksin untuk menjaga tubuhnya dari serangat berbagai penyakit.
 
“Anak bayi itu belum punya perlindungan apapun dan dia sudah sangat rentan terkena infeksi-infeksi dari penyakit-penyakit yang harusnya bisa dicegah oleh vaksin. Jadi risikonya bisa tertular penyakit tersebut,” ujar dr. Citra.

“Kalau sudah sakit, komplikasinya berat dan itu risikonya untuk tumbuh kembangnya kelak,” lanjutnya.

Imunisasi apa yang wajib?

“Imunisasi dasar yang wajib yaitu waktu lahir, satu bulan, dua, tiga, empat, sembilan bulan. Kemudian sampai 18 bulan. Minimal itu dulu kemudian bisa tambah dengan anjuran,” terang dr. Citra.

Cara ke faskes di tengah pandemi covid-19

Dokter Citra mengungkapkan bahwa prinsip utama untuk menghindari korona saat memberikan imunisasi adalah physical distancing dan menjaga kebersihan. Pastikan Anda dan anak mencuci tangan, tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut, dan menjaga jarak dari orang-orang.
 
“Pilihalah faskes yang memisahkan anak Anda dari yang sakit, lakukan perjanjian pertemuan dulu, selesaikan administrasinya sebelumnya, telekonsultasi dengan dokternya untuk nanya imunisasinya, tindakan yang dilakukan ketika ada efek samping, datang, vaksin, tunggu di mobil 30 menit kemudian pulang,” jelasnya.
 

Medcom



Berita Terkait



Komentar