#danadesa#pembangunandesa

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Meninjau Kemajuan DD di Lampung

( kata)
Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Meninjau Kemajuan DD di Lampung
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) bersama rombongan menyambut kedatangan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan TransmigrasiAbdul Halim Iskandar di  VIP Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan. Dok.ADPIM

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, melakukan kunjungan kerja di Lampung untuk meninjau kemajuan implementasi dana desa. Selain itu juga memaparkan tentang prioritas pembangunan desa di Lampung.

Menteri tiba di Lampung menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 078 pada pukul 16.55 WIB dan dijemput Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) bersama rombongan di ruang VIP Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Jumat sore, 11 September 2020.

Rencananya, kunjungan kerja Menteri Halim di Lampung selain menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung di Novotel Lampung, Menteri juga akan memantau dana desa juga sinkronisasi program dan kegiatan di 2021 mendatang.

Acara kunjungan kerja terkait desa ini rencananya akan dihadiri Wakil Gubernur Lampung, koordinator, pendamping desa, dan juga kepala Dinas PMDT kabupaten se-Lampung di Gedung Pusiban Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu, 12 September 2020, pukul 09.00 WIB.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Lampung, Fitrianita Damhuri mengatakan Menteri Abdul Halim Iskandar akan menghadiri berbagai kegiatan, salah satunya memberikan arahan tentang prioritas pembangunan desa di Lampung. Disinggung mengenai bantuan yang akan diberikan pusat kepada Lampung, dia  masih menunggu arahan dari Menteri. 

"Pak Menteri akan menyampaikan pemaparan tentang prioritas pembangunan desa di Lampung. Kemudian diskusi dan tanya jawab bersama pemprov, pendamping provinsi dan kabupaten serta koordinator TA kabupaten di Pusiban," katanya kepada Lampost.co.

Di Lampung sesuai dengan rekapitulasi provinsi realisasi penyaluran bantuan langsung tunai dari dana desa Tahun anggaran 2020 sampai 8 Juni 2020 terdata total yang sudah tersalurkan Rp135.988.200.000 untuk 45.435 keluarga penerima manfaat (KPM) melalui transfer bank. Selain itu, kepada 129.751 KPM melalui penyaluran tunai/kas.

Sementara untuk anggaran dana desa dengan pagu dana desa tahun 2020 mencapai Rp2.427.738.270.000, sementara maksimal pagu bantuan langsung tunai dari dana desa Rp739.819.430.900. Di Lampung ADD tersebar untuk 13 kabupaten, 203 kecamatan, dan 2.435 desa. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar