cekfaktakabarbohongmenteriagama

Menteri Agama Hendak Ganti Ayat-Ayat Alquran?

( kata)
Menteri Agama Hendak Ganti Ayat-Ayat Alquran?
Menteri Agama Fachrul Razi (tengah) menyampaikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 7 November 2019).MI/Susanto

BEREDAR di media sosial artikel berjudul Cegah "Radikalisme", Menag akan Ganti Ayat-Ayat Alquran? Konten yang berasal dari tribunind.blogspot.com dan diunggah akun Facebook atas nama Jam Jamil dalam grup PERANTAU SUAYAN tersebut memuat narasi:

Cegah "Radikalisme", Menag akan Ganti Ayat-Ayat Alquran?

TRIBUNIND- Kementerian Agama berencana mengganti buku pendidikan agama Islam serta sedikit revisi ayat - ayat Alquran di seluruh Indonesia.

Tujuannya, menurut Kemenag, demi “mencegah penyebaran radikalisme maupun intoleransi” di tengah masyarakat. “Kami melakukan penulisan ulang terhadap buku-buku agama di sekolah kita di seluruh Indonesia. Insyaallah tahun ini selesai,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Amin berkata rencana itu akan rampung pada akhir Desember tahun ini sehingga Menteri Agama Fachrul Razi bisa meluncurkan buku tersebut secepatnya.

“Isi buku itu sangat berorientasi pada moderasi beragama," ujar Amin.

Amin berkata setidaknya ada 155 buku agama sedang ditulis oleh Kementerian Agama yang melibatkan organisasi agama, akademisi, dan komunitas.

Rencananya, buku-buku ini digunakan pada kurikulum tahun depan. "Insyaallah akhir tahun ini sudah bisa di-launching oleh menteri agama," kata Amin.

Amin mengklaim penyebaran “paham radikal dan intoleransi” di Indonesia sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Karena itu Kementerian Agama mengkaji ulang pendidikan ajaran Islam dalam buku-buku sekolah yang akan dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Amin berkata penulisan ulang buku maupun pengkajian ulang konten buku diakomodasi dalam undang-undang sistem perbukuan (2017).

Ia mencontohkan masyarakat boleh menulis buku tentang agama, tapi tidak bisa diedarkan apabila kementerian agama menilai buku itu memicu kekacauan.

"Misalnya buku yang ditulis masyarakat, boleh saja, tapi harus sesuai dengan ajaran agama yang benar," ujar Amin.

"Kalau tidak sah,” kata Amin, “Kementerian bisa menariknya dari peredaran.” Presiden Joko Widodo memilih Fachrul Razi, seorang purnawirawan jenderal militer, sebagai Menteri Agama pada kabinet terbarunya demi mencegah “radikalisme” di Indonesia, di antara alasan lain.

Pos itu biasanya diisi oleh politisi dari partai-partai Islam.

Razi termasuk menteri baru yang sudah bikin kontroversi publik, sal... Selanjutnya...

Penelusuran:

Setelah ditelusuri tim Cek Fakta Medcom.id, ternyata sebagian besar narasi artikel itu disalin dari berita Tirto.id berjudul Cegah "Radikalisme", Kemenag akan Ganti Buku Pendidikan Agama Islamyang tayang pada Senin, 11 November 2019. Hanya saja, terdapat suntingan fatal pada paragraf pertama sehingga menimbulkan arti yang berbeda dan salah.

Berikut perbedaannya:

Tribunind.blogspot.com: Kementerian Agama berencana mengganti buku pendidikan agama Islam serta sedikit revisi ayat - ayat Alquran di seluruh Indonesia.

Tujuannya, menurut Kemenag, demi “mencegah penyebaran radikalisme maupun intoleransi” di tengah masyarakat.

“Kami melakukan penulisan ulang terhadap buku-buku agama di sekolah kita di seluruh Indonesia. Insyaallah tahun ini selesai,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Tirto.id

Kementerian Agama berencana mengganti buku pendidikan agama Islam di seluruh Indonesia. Tujuannya, menurut Kemenag, demi “mencegah penyebaran radikalisme maupun intoleransi” di tengah masyarakat.

“Kami melakukan penulisan ulang terhadap buku-buku agama di sekolah kita di seluruh Indonesia. Insyaallah tahun ini selesai,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Dalam naskah aslinya, tidak terdapat kalimat "serta sedikit revisi ayat - ayat Alquran" akan tetapi hanya tertulis "mengganti buku pendidikan agama Islam."

Penelusuran berikutnya, seperti dikutip dari Medcom.id dalam artikel berjudul Buku Agama Harus Ditashih Kemenag untuk Cegah Radikalisme yang diunggah pada hari yang sama, Kamaruddin Amin juga menjelaskan, sesuai Pasal 6 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan diterangkan bahwa buku yang bermuatan keagamaan memang menjadi tanggung jawab menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama, dalam hal ini Menteri Agama RI.

Buku yang menjadi tanggung jawab Kementerian Agama menurut UU itu ialah buku yang digunakan dalam pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan akademik, pendidikan profesi, pendidikan vokasi, pendidikan keagamaan, dan pendidikan khusus.

Tak hanya buku pendidikan agama yang diproduksi masyarakat, namun juga buku-buku pendidikan agama yang ditulis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan di-review bahkan ditulis ulang oleh Kementerian Agama.

"Dulu buku agama di sekolah, kan ditulis oleh Kemendikbud. Undang-Undang (Sistem) Perbukuan memberikan amanat kepada Kementerian Agama yang melakukan penulisan buku. Karena Kementerian Agama yang (ditugaskan) menulis, maka akan ditulis ulang," kata Kamaruddin.

Kesimpulan:

Artikel berjudul Cegah "Radikalisme", Menag akan Ganti Ayat-Ayat Alquran?" yang ditayangkan tribunind.blogspot.com adalah hoaks. Artikel tersebut merupakan hasil salinan dari media daring Tirto.id namun dilakukan penyuntingan sehingga menghadirkan makna yang berbeda dan keliru.

Unggahan tersebut masuk ke dalam disinformasi kategori imposter content alias konten tiruan.

Referensi:

- https://tirto.id/cegah-radikalisme-kemenag-akan-ganti-buku-pendidikan-agama-islam-eluR

- https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/yKXGmX6k-buku-agama-harus-ditashih-kemenag-untuk-cegah-radikalisme

-https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/UU3-2017Perbukuan.pdf

Sumber:

-https://tribunind.blogspot.com/2019/11/cegah-radikalisme-menag-akan-ganti-ayat.html?m=1&fbclid=IwAR0oCfYkKIJ_Zi_6MWJqFWb_BszEQ5-clfDwZn5l9zGl7sJ7I_qFlIca06U

-https://www.facebook.com/groups/1046639828704811/?ref=nf_target&fref=nf

sjaichul anwar

Berita Terkait

Komentar