pedagangPKOR

Menolak Digusur, Pedagang di PKOR dan Satpol PP Bersitegang

( kata)
Menolak Digusur, Pedagang di PKOR dan Satpol PP Bersitegang
Ratusan Satpol PP Provinsi Lampung menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik kios yang berjualan di area PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, Rabu, 22 Januari 2020. Lampost.co/Andi

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung melakukan penggusuran terhadap sejumlah pedagang kaki lima dan pemilik kios yang berjualan di area PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, Rabu, 22 Januari 2020.

Namun aksi penggusuran yang hendak dilakukan Satpol PP Pemprov Lampung tersebut sempat dihadang puluhan pedagang yang tidak terima tempat berjualannya digusur.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, ratusan personel Satpol PP dan beberapa pedagang terlihat bersitegang. Pasalnya, pedagang yang berjualan di Jalan Sultan Agung atau depan pintu masuk PKOR Wayhalim bersikukuh mempertahankan tempat jualannya.

Selain itu, di lokasi juga terlihat satu unit kendaraan alat berat eskavator yang sudah bersiap untuk merobohkan tempat para pedagang berjualan serta dua unit truk yang akan digunakan menampung puing-puing bekas gusuran. 

Menurut salah satu pedagang yang enggan menyebutkan namanya, sebelum dilakukan pembongkaran para pedagang meminta anggota Satpol PP Pemprov menghadirikan perwakilan dari PT Way Halim. 

"Jika hal itu tidak dilakukan, kami siap benturan dengan Pol PP," tandasnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar