cekfaktakabarbohongsrimulyani

Menkeu Sri Mulyani Berencana Jual Pulau untuk Bayar Utang Negara?

( kata)
Menkeu Sri Mulyani Berencana Jual Pulau untuk Bayar Utang Negara?
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari situs media blog

MENTERI Keuangan Sri Mulyani dikabarkan berencana membayar utang negara dengan menjual pulau. Informasi itu menyebar di media sosial sejak Senin, 11 November 2019.

Akun Facebook Fight Rally Hunter menyebarkan kabar itu di laman grup BARISAN RAKYAT OPOSISI INDONESIA. Akun itu membagikan tautan artikel daring dari situs media blog tribunind.blogspot.com berjudul "Tahun Ini Pemerintah Sudah Tambah Utang Baru Rp317 Triliun, Sri Mulyani: Bayar Pake Pulau Kan Bisa".

Akun itu menambahkan narasi sebagai berikut:

SEMAKIN GILA NIH ORANG.. PERJUANGAN MENYATUKAN RIBUAN PULAU LEWAT KORBAN PULUHAN JUTA MANUSIA, HARTA, TAPI DENGAN SEENAK NYA BEGINI.. CEBONG, GAK USAH U BILANG HOAX.. INI BERITA FAKTA

Penelusuran:

Setelah ditelusuri tim Cek Fakta Medcom.id, tidak ditemukan perkataan Menteri Sri Mulyani yang menyebut akan menjual pulau untuk membayar utang negara. Faktanya, artikel yang diunggah oleh tribunind.blogspot.com merupakan hasil salinan dari artikel di Inews.id berjudul "Tahun Ini, Pemerintah Sudah Tambah Utang Baru Rp317 Triliun". Artikel itu dimuat pada Senin, 4 November 2019.

Penyebar hoaks mengedit judul artikel aslinya dengan menambahkan kalimat "Sri Mulyani: Bayar Pake Pulau Kan Bisa..". Pernyataan itu tidak memiliki dasar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Berikut artikel asli dari Inews.id yang disalin situs tribunind.blogspot.com:

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menambah utang baru sebesar Rp317 triliun. Realisasi utang yang masuk dalam target APBN 2019 itu digunakan untuk menutupi defisit anggaran tahun ini yang diprediksi melebar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, penambahan utang baru itu lebih tinggi 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp306,4 triliun. Meski naik, dia menjamin utang akan dikelola secara hati-hati.

"Rasio utang Indonesia lebih kecil dibandingkan dengan Malaysia yaitu 50 persen dari PDB dan Jepang yang mencapai 200 persen dari PDB," kata Sri Mulyani saat rapat kerja di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, Kemenkeu akan terus mencari instrumen utang dengan bunga dan risiko yang rendah. Hal ini penting agar utang yang dimiliki pemerintah tidak mengganggu kondisi APBN.

"Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah memperbesar surat berharga negara (SBN)," ucapnya.

Saat ini, SBN masih mendominasi utang pemerintah ketimbang pinjaman. Namun, kata Sri Mulyani, pemerintah akan terus berupaya memperdalam pasar keuangan dengan memperbanyak penerbitan SBN ritel sehingga risiko volatilitas ekonomi, khususnya rupiah bisa berkurang.

Kesimpulan:

Klaim yang menyebut Sri Mulyani akan menjual pulau untuk membayar utang negara adalah hoaks.

Referensi:

https://www.inews.id/finance/makro/tahun-ini-pemerintah-sudah-tambah-utang-baru-rp317-triliun

Sumber:

https://web.facebook.com/profile.php?id=100039567222016
https://web.facebook.com/groups/246332369333838/

sjaichul anwar

Berita Terkait

Komentar