menkeuanggaran

Menkeu: Anggaran Tes PCR Pada 2021 Tinggi

( kata)
Menkeu: Anggaran Tes PCR Pada 2021 Tinggi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: MI/Erlangga


Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjanjikan bahwa anggaran untuk tes polymerase chain reaction (PCR) pada tahun depan akan lebih tinggi. Anggaran ini termasuk dalam penanganan covid-19 di bidang kesehatan dengan total Rp55,5 triliun.
 
"Jadi pengeluaran pemerintah untuk mendorong testing PCR dilakukan lebih tinggi. Anggaran saat ini untuk membiayai PCR test atau berbagai test kit agar penerapan 3T bisa konsisten," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 30 November 2020.
 
Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk menjalankan 3 T yaitu testing, tracing, dan treatment. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari menjaga kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah mampu mendeteksi penyebaran covid-19.

Secara keseluruhan, total anggaran kesehatan untuk 2021 sebesar Rp169,7 triliun atau 6,2 persen dari total belanja negara. Anggarannya tersebar di beberapa kementerian/lembaga, termasuk di dalamnya untuk transfer ke daerah oleh pemerintah pusat.
 
"Ini terutama untuk pengadaan vaksin dan untuk program vaksinasi, juga untuk berbagai perbaikan sarana prasarana dan penelitian pengembangan untuk vaksin merah putih kita maupun untuk testing kita," jelas dia.
 
Sementara itu, anggaran penanganan covid-19 di 2021 terdiri dari antisipasi pengadaan vaksin covid-19 sebesar Rp18 triliun, antisipasi vaksinasi Rp3,7 triliun, serta sarpras, lab, litbang, PCR sebesar Rp1,3 triliun di Kementerian Kesehatan maupun Badan POM.
 
Pemerintah juga mengalokasikan bantuan iuran JKN untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas III sebesar Rp2,4 triliun dan carry over SILPA 2020 untuk penanganan kesehatan dan vaksin covid-19 sebesar Rp30,1 triliun.
 

Medcom







Berita Terkait



Komentar