#kemenag#haji#Haji2022

Menjajal Layanan Skuter Listrik saat Bertawaf di Masjidil Haram

( kata)
Menjajal Layanan Skuter Listrik saat Bertawaf di Masjidil Haram
Layanan penyewaan skuter listrik di lantai 3, Masjidil Haram, Makkah. Dok MCH 2022.


Makkah (Lampost.co) -- Sebagian besar jemaah calon haji (JCH) dari seluruh dunia sudah merapat di Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi. Mereka mengisi kegiatan sehari-hari dengan menunaikan umrah sunah maupun aktivitas ibadah lainnya di Masjidil Haram sembari menunggu prosesi puncak haji di Arafah, Muzfalifah, dan Mina (Armuzna) yang akan dimulai pada Kamis, 7 Juli 2022 atau 8 Zulhijah 1443 Hijriah mendatang.

Putaran tawaf di depan ka'bah pun makin dipadati jemaah. Meskipun kuota tiap-tiap negara mengalami pemangkasan lantaran antisipasi penularan covid-19, namun, hal itu tidak mengurangi keramaian jemaah di sekitar kompleks Masjidil Haram.

Nah, bagi jemaah yang sudah kelelahan bertawaf atau sedang mengalami kondisi kesehatan yang menurun, ternyata pihak pengelola Masjidil Haram menyediakan aneka alat bantu yang bisa dimanfaatkan para calon haji, di antaranya adalah jasa dorong kursi roda hingga penyewaan skuter listrik.

Penyewaan skuter listrik disediakan di lantai 3. Fasilitas ini berada tidak jauh dari tangga pertemuan lantai 2 dan 3 Masjidil Haram. Di sana, terdapat sejumlah skuter yang terparkir di sisi kiri seberang dinding yang dekat dengan ka'bah.

Beberapa anggota Media Center Haji (MCH) sempat mengunjungi fasilitas skuter listrik itu pada Senin, 27 Juni 2022, siang, sekitar pukul 11.00 WIB. Beberapa petugas setempat menyapa MCH dengan ramah. Mereka sangat mudah dikenali karena mengenakan seragam gamis putih dibalut rompi warna hijau, serta serban putih motif merah.

Pada rompi mereka tertera nomor indentitas dan penanda lainnya.   

Salah satu petugas penyewaan skuter listrik, Bandar (38) menceritakan, skuter listrik ini sudah disewakan di Masjidil Haram dalam beberapa tahun terakhir. Fasilitas ini disediakan untuk semua jemaah, baik yang sakit, berkebutuhan khusus, kelelahan, atau jemaah yang memang ingin menjajal tawaf dengan skuter.

"Waktu magrib biasanya jumlah jemaah yang tawaf membeludak. Sebagian jemaah kemudian naik ke lantai 3 dan tawaf menggunakan skuter," ujarnya menggunakan bahasa Arab.

Skuter dengan bentuk sepeda motor dan cara kerja mirip bom-bom car di Indonesia ini memiliki kapasitas dua orang lengkap dengan sandaran di bagian belalang.

Ada dua tuas di bawah setir dalam skuter listrik tersebut. Tuas kanan untuk melaju, dan bagian kiri untuk rem. Laju kecepatan skuter hanya dibatasi 20 kilometer/jam.  

Tersedia sekitar 500 unit skuter di Masjidil Haram ini. Petugas bilang, kesemuanya merupakan produk dari Korea Selatan.

Menurut penuturan petugas, tarif sewa skuter untuk tawaf atau sa'i per dua orang dikenakan SAR115 atau sekitar Rp460 ribu. Jika satu orang, maka dihargai SAR57 (setara Rp230.000).

Tersedia pula paket tawaf dan sa'i sekaligus. Paket ini dihargai SAR230 atau setara Rp920 ribu untuk dua orang dan SAR115 untuk satu orang.

Winarko






Berita Terkait



Komentar