#pasar#prokes

Menjaga Geliat Pasar Tradisional dengan Prokes Ketat

( kata)
Menjaga Geliat Pasar Tradisional dengan Prokes Ketat
Geliat perekonomian di salah satu pasar tradisional yang ada di Kota Bandar Lampung. Lampost/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Geliat ekonomi kerakyatan di pasar tradisional diharapkan bisa kembali bangkit. Apalagi Lampung telah keluar dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4. Tentunya geliat ekonomi diikuti dengan peningkatan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara melekat.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Lampung, Herman Malano mengatakan, pasar tradisional menyangkut kepentingan pelaku UMKM dan masyarakat. Oleh sebab itu pemerintah daerah membuat protokol kesehatan yang melekat di pasar.

Baca juga: 5 Aturan Penting PPKM Level 3 di Bandar Lampung

"Prokes melekat perlu dilakukan, alat cuci tangan lengkap beserta air, dan sabun perlu disiapkan. Kemudian ada petugas Satpol-PP yang jaga. Siapa pun yang masuk pasar wajib prokes. Agar pasar tradisional dikunjungi konsumen," katanya kepada Lampost.co, Selasa, 7 September 2021.

Kemudian ia mengatakan pemerintah kabupaten/kota diharap bisa meyakinkan konsumen bahwa pasar tradisional sudah diberlakukan standar penerapan prokes pencegahan covid-19 sehingga masyarakat tidak ragu untuk datang berbelanja di pasar tradisional.

"Selama PPKM dan penyekatan, pasar tradisional sepi pembeli. Harapan kedepan ketika arus lalu lintas sudah normal tidak ada kemacetan maka geliat ekonomi bisa bangkit kembali dengan prokes melekat," katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Bambu Kuning Bandar Lampung, Arnita Tanjung bersyukur Lampung sudah keluar dari PPKM level 4. Apalagi penyekatan di jalan-jalan sudah dicabut, termasuk di depan kantor pos/tugu juang yang membuat kemacetan dan penumpukan kendaraan.

"Selama ini Bambu Kuning sepi, buka jam 10.00 WIB, lalu tutup jam 14.00-15.00 WIB. Pengennya ekonomi bangkit lagi, tapi pandemi tidak tahu sampai kapan, maka prokes wajib dilakukan. Masyarakat dan pemerintah kompak untuk sama-sama melalui pandemi ini," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar