#beritalampung#beritalamtim#humaniora

Menjadikan Anak Sukses Dunai Akhirat

( kata)
Menjadikan Anak Sukses Dunai Akhirat
Webinar yang digelar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Sekampung, Lampung Timur bersama Salimah Lampung Timur, Kamis, 1 September 2022. Dok


Sukadana (Lampost.co): Semua guru dan orang tua pasti mennginginkan anaknya sukses dunia dan akhirat. Bahkan setiap orang menginginkan kesuksesan untuk diri dan keluarganya. Banyak orang  menginginkan anaknya sukses  dunia dan akhirat. Namun terkadang tidak sejalan dengan pola asuh, sebagian perlakuan hanya terpusat pada kesuksesan dunia. 

Sehingga hal ini tentu saja akan menimbulkan ketidakseimbangan antara kebutuhan ilmu akhirat. Anak dijejali dengan ilmu dan pengetahuan dunia saja tanpa belajar menjadi pribadi yang berkarakter mulia. 

Hal itu menjadi benang merah dalam Webinar yang digelar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Sekampung, Lampung Timur bersama Salimah Lampung Timur, Kami, 1 September 2022. Seminar daring dengan tema Jurus Jitu Memotivasi Guru dan Orang Tua untuk Menumbuhsuburkan Semangat Generasi Muda  Kampung Bestari agar Sukses Dunia Akhirat itu mendatangkan narasumber Aisah Dahlan, seorang dokter yang juga Ketua Asosiasi Rehabilitasi Sosial Narkoba Indonesia (AIRI).

Baca juga: 5 Pelaku Timbun Minyak 10.000 Liter, Begini Modusnya

Dalam Webinar yang diikuti 47 peserta luring dan 86 peserta daringitu, Aisah mengatakan sekolah dan rumah adalah sarana mengajar dan mendidik. Ke duanya tidak sama dalam sistem implementasinya. "Namun ke duanya bisa selaras dan sinergis dalam mencapai hakikat tujuan pendidikan," kata Aisah seperti yang tertulis dalam rilis yang diterima dari SMN 2 Sekampung, Jumat, 2 September 2022.

Aisah juga mengulas tentang cara kerja otak manusia yang saling sambung-menyambung. Sementara ada 3-Si yang mempengaruhi otak manusia yakni nutrisi, kondisi, dan emosi. Maka berikan makanan yang halal dan baik agar tercipta kondisi kondusif untuk berkomunikasi dan belajar. "Selain itu, perlakukan anak dengan baik dan kata kata yang positif. Agar neuro transmitter bisa mengalirkan energi positif dan terbentuklah karakter mulia," kata dia.

Kemudian, katanya, ada penemuan penting tentang hubungan otak dan jantung manusia oleh Dr. Je Andrew Armour dari Montreal Canada pada 1991. Hal ini membuktikan bahwa adanya komunikasi antara Tuhan dan manusia lewat otak yang melekat di jantung manusia. "Sehingga suara Tuhan yang didapat dari bacaan ayat suci Alquran terutama Alfatiha bisa menumbuh suburkan Hormon akal ataui ntelektual yang terdapat di Lobus Free Prontal Cortex," katanya.

Pada bagian lain, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sekampung, Tut Wury Handayani mengatakan webinar ini memang sangat ditunggu para guru dan orang tua. Hal itu mengingat minimnya pengetahuan akan jurus jitu pola asuh di era digitalisasi. "Jadi ajang sharing ilmu mendidik agar anak cerdas dan berakhlak," kata dia.

Sementara Ketua PD Salimah Lampung Timur Isnaeni Masruroh menyampaikan tema ini penting mengingat tantangan teknologi semakin kompleks. Mereka juga memilih tema ini berdasarkan kepedulian akan krisis karakter pada remaja. “Sekolah dan Rumah bukan sekedar tempat mentransformasi ilmu saja tetapi wadah pembentukan karakter, ujar dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar