#penemuanmayat#beritapesawaran#beritalampung

Menghilang 3 Hari, Pria Warga Desa Kurungan Nyawa Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kosong

( kata)
Menghilang 3 Hari, Pria Warga Desa Kurungan Nyawa Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kosong
Petugas medis bersama aparat usai melakukan pemeriksaan jasad korban. Lampost.co/Putra Pancasila


Pesawaran (Lampost.co): Menghilang sejak Minggu, 18 Oktober 2020, HH pria berusia 66 tahun warga Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedongtataan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan sudah membusuk di salah satu kamar mandi rumah kosong di desa setempat.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan menurut keterangan anak korban Jefri Rifansyah (20), orang tuanya tersebut memang sudah sakit-sakitan sejak beberapa tahun terakhir.

"Kalau keterangan anak korban, orang tuanya sudah menghilang sejak hari Minggu (19 Oktober 2020). Kemudian setelah dicari ternyata sudah dalam keadaan meninggal di kamar mandi salah satu rumah warga yang kosong, tak jauh dari kediaman korban," jelasnya, Rabu, 21 Oktober 2020.

Kapolres Pesawaran juga mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan Puskesmas Bernung tidak didapati ada bekas cidera bekas benda tumpul maupun benda tajam, sehingga kuat dugaan korban meninggal akibat sakit.

"Penemuan mayat ini kemarin sekitar pukul 11.00 WIB, dan tim medis Puskesmas Bernung juga sudah melakukan pemeriksaan. Tidak adanya luka akibat benda tumpul. Diduga korban meninggal dikarenakan sakit, diiperkirakan meninggal sekitar 72 jam atau 3 hari," kata dia.

Atas penemuan ini, lanjut Kapolres, pihak keluarga sudah ikhlas atas musibah tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi. "Keluarga korban menyadari bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan telah menerimanya serta telah dibuatkan surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi," pungkasnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar