koronacovid-19GeNose

Mengenal GeNose Pendeteksi Covid-19 Murah dari UGM

( kata)
Mengenal GeNose Pendeteksi Covid-19 Murah dari UGM
Mengenal GeNose, alat deteksi virus korona karya ahli dari UGM yang sudah mengantongi izin edar dari Kemenkes. (Foto: Dok. Instagram Universitas Gadjah Mada/@ugm.yogyakarta)


Jakarta (Lampost.co) -- Alat deteksi virus korona GeNose karya ahli dari UGM, mengantongi izin edar dari Kemenkes. Biaya tes Covid-19 dengan alat bernama GeNose ini terbilang murah dari uji Covid-19 mana pun. Seperti apa cara kerja dan kapabilitas GeNose?

Perkembangan GeNose ini yang ternyata sudah diteliti oleh UGM sejak tahun 2008 silam. Kemudian pada tahun 2015 – 20016 sudah juga dilakukan uji coba pembuatan alat deteksi yang berbasiskan GeNose ini untuk deteksi TBC.

Pada 24 Desember 2020 lalu, GeNoose sudah mendapatkan izin sebagai alat untuk mendeteksi covid-19 melalui hembusan napas. Pada batch pertama ini, sudah tersedia 100 unit dan rencananya pada bulan Februari 2021 mendatang akan tersedia 10.000 unit di seluruh Indonesia.

Bambang Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi Indonesia mengatakan, “Hasilnya cukup cepat dan saat ini sedang divalidasi akurasi perkiraannyaa dari validasi yang dilakukan lebih dari 100 pasien itu mencapai 95 persen. Jadi sangat tinggi dan sangat praktis dan satu lagi relatif murah mungkin Rpp15.000 per tes kira-kira,” ujarnya.

Kelebihan GeNose

Dalam melakukan deteksi covid-19, GeNose menggunakan teknologi artificial intelligence (AI). Selain itu, pengambilan sampel juga tidak sesulit swab yang biasa digunakan karena ternyata GeNose bisa mendeteks covid-19 hanya dari hembusan napas sehingga lebihi mudah dan nyaman.

Hasil tes dari GeNose juga lebih cepat, yaitu hanya sekitar dua menit. Cara kerja alat GeNose ini cukup mudah dimana pasien hanya perlu menghembuskan napas di satu tabung khusus yang kemudian alat tersebut akan mendeteksi melalui volatile organic compound (VOC) yang menjadi indikator apakah seseorang positif atau negatif covid-19.

Kapaiblitas dari GeNose juga cukup luar biasa karena bisa melakukan 120 kali pemeriksaan per harinya. Dengan biaya tes yang cukup terjangkau yaitu sekitar Rp15.000 – Rp25.000 meskipun tentunya harga tersebut masih bisa berubah tergantung biaya tambahan lainnya.

Limbah medis dari GeNose juga sudah diperhitungkan oleh tim peneliti GeNose. “Limbah medis ditangani sesuai standar, yaitu dengan melakukan incinerator,” ujar Kuwat Triyana selaku ketua tim peneliti GeNose.

Winarko







Berita Terkait



Komentar