#budayalampung#beritalampung

Mengenal Badik Pusaka Khas Lampung Peninggalan Kerajaan Pagardewa

( kata)
Mengenal Badik Pusaka Khas Lampung Peninggalan Kerajaan Pagardewa
Lampung mempunyai senjata tradisional salah satunya badik. Namun, badik pusaka khas Lampung peninggalan kerajaan Pagardewa, Tulangbawang itu belum banyak dikenal masyarakat, lantaran tidak banyak yang melestarikannya lagi. Lampost.co/Andi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lampung mempunyai senjata tradisional salah satunya badik. Namun, badik pusaka khas Lampung peninggalan kerajaan Pagardewa, Tulangbawang itu belum banyak dikenal masyarakat, lantaran tidak banyak yang melestarikannya lagi.

Untuk kembali mengenalkan berbagai jenis badik khas Lampung, perlu peran aktif pemerintah daerah agar pusaka milik Lampung dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Galeri Perdana Pusaka Lampung, Supriyadi Maliki, menginginkan kebudayaan kearifan lokal kembali lestari salah satunya badik pusaka khas Lampung.

"Selain tapis, aksara dan lagu-lagu khas Lampung. Lampung juga mempunyai salah satu pusaka yakni badik peninggalan zaman kerajaan Pagar Dewa, Tuba. Untuk itu perlu peran aktif masyarakat," ujarnya saat ditemui di galerinya di Jalan Pajajaran, Gang Hi. Ratam, Jagabaya 2, Way Halim, Bandar Lampung, Senin, 15 Maret 2021.

Supriyadi mengatakan selain peran aktif masyarakat untuk melestarikan badik pusaka peninggalan nenek moyang itu, peran pemerintah kabupaten/kota maupun Provinsi Lampung juga perlu ikut serta melestarikannya.

"Sebagian masyarakat Lampung mungkin hanya tahu badik khas Lampung itu ada dua jenis. Padahal badik khas Lampung ada 7 jenis yakni badik ratu bagus koneng, badik pangiran papak, badik palou ratu, badik lebay, badik sihung, badik serelonggung dan badik tuan prabou," tuturnya.

Menurutnya, replika badik khas Lampung yang dibuatnya diharapkan dapat terus dilestarikan dan dipahami anak-anak muda. "Di tangan anak-anak muda peninggalan budaya dapat dilestarikan. Bahkan bisa diperkenalkan kepada masyarakat luar Lampung," paparnya.

Ia mengungkapkan pada 2018 perkembangan pembuatan replika badik khas Lampung belum banyak seperti sekarang. Bahkan sudah tidak ada lagi yang membuatnya.

"Tapi sekarang alhamdulillah sudah banyak seperti di Kotabumi, Lampung Timur dan kabupaten lainnya yang melestarikan badik, laduk dan tombak," terangnya.

Dia pun berharap pemerintah dapat memperkenalkan badik-badik khas Lampung ini. Sebab, badik menjadi salah satu ikon Lampung yang bisa dijadikan cindramata bagi wisatawan maupun tamu kehormatan di Bumi Ruwa Jurai.

" Hal ini juga bisa meningkatkan pelaku UMKM di masa pandemi serta melestarikan kebudayaan. Kalau tidak ada bantuan dari pemerintah UMKM ini akan gulung tikar semua. Maka peran pemerintah sangat penting sekali," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar