kecelakaanlalulintastolsumatera
Kecelakaan di Tol Lampung

Mengantuk, Sopir Pikap Tewas Terjepit usai Tabrak Truk

( kata)
Mengantuk, Sopir Pikap Tewas Terjepit usai Tabrak Truk
Kecelakaan lalulintas di jalan tol KM 52 jalur B, Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. Lampost /dok warga

KALIANDA (Lampost.co): Afrizal, sopir pikap, tewas terjepit di belakang kemudi setelah kendaraannya menghantam pantat truk di truk tronton di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 52-100 Jalur B, dini hari tadi. Kuat dugaan Afrizal mengantuk saat mengemudi.

Kecelakaan bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Afrizal melaju kencang dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni. Tiba-tiba Afrizal tak bisa mengendalikan kendaraan begitu tiba di KM 52 Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro. Padahal, di depannya ada truk tronton yang dikemudikan Yasin, 48, warga Gedongair, Bandar Lampung. 

Tak ampun, kendaraan Afrizal menghajar kencang pantat truk tronton. Warga Talangpadang, Tanggamus, itu meninggal di lokasi kejadian.

Kepala Cabang PT Hutama Karya tol Bakauheni-Terbanggibesar Hanung Hanindito mengonfirmasi kecelakaan itu. "Benar ada kecelakaan. Satu orang meninggal," kata Hanung kepada lampost.co, Rabu, 27 November 2019.

Hanung meminta warga cepat melapor ketika mengalami atau melihat ada kecelakaan di JTTS. Warga bisa menghubungi kontak center JTTS ruas Bakauheni-Terbangi Besar di nomor 0811 791 0812 dan 0721 561 8009. "Jika perlu bantuan silakan hubungi kontak center jalan tol," harap Hanung.

Winarko



Berita Terkait



Komentar