#tol#kecelakaan

Mengantuk Penyebab Tertinggi Kecelakaan Tol

( kata)
Mengantuk Penyebab Tertinggi Kecelakaan Tol
Kecelakaan di JTTS. Dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tingginya angka kecelakaan di jalan tol Trans sumatera  ruas  Bakauheni - Kayu Agung menjadi perhatian tersendiri bagi pengelola  jalan tol. Tercatat sejak November- Januari 2020  terjadi sebanyak 133  kasus kecelakaan di ruas jalan tol  yang disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya, 55% karena mengantuk , 15%  pecah ban,  20 % kurang antisipasi.

Kepala Cabang Jalan Tol Ruas Terbangi Besar Kayu Agung Yoni Satyo mengatakan ruas Bakauheni- Kayu Agung sering terjadi kecelakaan sehingga harus diantisipasi oleh pengemudi, sehingga hal itu menjadi salah satu dasar PT Hutama Karya untuk mengkampanyekan 'Setuju' Selamat Sampai Tujuan.

Menurutnya tingginya angka kecelakaan di ruas tol Trans Sumatera ini merupakan sebuah fenomena yang terjadi di Sumatera khususnya Lampung, sebab tol trans sumetera merupakan tol terpanjang, selain itu juga masyarakat masih baru menggunakan jalan tol.

" Selain itu juga jalan tol ini kan baru, sehingga masyarakat lupa untuk menyadari keamanan kendaraan sehingga menimbulkan lakalantas," paparnya.

Terkait dengan keluhan banyak  jalan tol yang rusak, menurutnya hal itu disebabkan oleh beberapa faktor,salah satunya  muatan sumbu berlebih kendaraan yang melintas di jalan tol.

" Salah satu penyumbang kerusakan jalan adalah muatan berlebih. Selain menyumbang kerusakan juga penyumbang kepadatan, ketika padat dapat menyumbang kecelakaan," imbuhnya

Untuk mengantisipasi agar kendaraan melebihi muatan melintas di jalan tol, pihaknya tetap akan menjaring kendaraan yang akan masuk tol.

" Kami hanya melarang, tidak menindak, kita juga  bekerjasama dengan Polda Lampung, dirlantas tim yang melakukan penegakan hukum di jalan tol," tegasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar