#Kriminal#Pemerasan#BandarLampung

Mengaku Wartawan, Pemuda Peras ASN KUA Minta Uang Rp14 Juta

( kata)
Mengaku Wartawan, Pemuda Peras ASN KUA Minta Uang Rp14 Juta
Pemuda yang mengaku wartawan dan memeram saat di kantor polisi. (Foto:Dok.Polsek Tanjungsenang)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Diduga melakukan pemerasan terhadap seorang ASN di KUA Pesawaran, seorang pemuda Za (32) ditangkap jajaran Polsek Tanjungsenang, Bandar Lampung.

Pemuda tadi mengaku sebagai seorang wartawan media online mengancam korban  akan menaikkan berita adanya dugaan markup harga pengurusan surat nikah.

Warga Tanjung Kerta, Pesawaran itu mengajak korban yang merupakan warga Way Kandis bertemu di sebuah rumah makan yang ada di Kecamatan Tanjungsenang, kemudian pelaku meminta uang sebesar Rp14 Juta kepada korban agar berita markup tidak dimuat. 

Kapolsek Tanjung Senang Ipda Rosali, Minggu, 12 September 2021, mengatakan pihaknya menyamar sebagai pengemudi ojek online langsung meringkus pelaku dan membawa ke Mapolsek Tanjungsenang untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Tersangka tidak dapat berkutik saat tertangkap basah tengah memeras seorang ASN,dari tangan tersangka adanya barang bukti uang sebesar Rp 14 juta," katanya.

Bahkan menurut pengakuan korban, pelaku kerap kali meneror dan bahkan mendatangi rumah korban untuk meminta sejumlah uang agar adanya dugaan markup pengurusan surat nikah di Pemerintahan Pesawaran tidak dimuat di media.

"Bahkan berdasarkan keterangan korban pelaku juga sempat mengancam keluarga korban jika tidak menuruti permintaan pelaku," katanya.

Pelaku melancarkan aksinya bersama satu orang rekannya W yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka terancam pasal 368 KUHP tentang pemerasan ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun.

"Tersangka diserahkan ke Mapolresta Bandar Lampung," katanya. 

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar