#rumahsakit#layanankesehatan#beritalampung

Mendesak untuk Rujuk Operasi Rahang, Pasien Ini Masih Tertahan di RS Imanuel

( kata)
Mendesak untuk Rujuk Operasi Rahang, Pasien Ini Masih Tertahan di RS Imanuel
Foto : Dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Nasib korban kecelakaan yakni Iwan Fauzi (27), warga Blambangan Pagar, Lampung Utara kian tak jelas. Ia pun belum bisa pulang dari Rumah Sakit Imanuel karena belum mampu melunasi biaya perawatan yang tersisa Rp39 juta dari total biaya awal Rp93,5 juta. "Masih belum boleh kalau belum melunasi," ujar Maharani, kakak kandung Iwan, Kamis, 22 Agustus 2019.

Maharani pun mengeluh, lantaran Iwan harus menjalani operasi dibagian rahang sesegera mungkin berdasarkan arahan dari dokter yang menangani pedagang keliling tersebut. Sebelumnya Iwan sudah dioperasi dibagian kaki.

"Kita minta kebijaksanaan pihak rumah sakit supaya bisa keluar dan segera minta rujukan ke rumah sakit lain agar bisa dioperasi pakai BPJS. Kalau enggak nanti rahangnya mengeras dan enggak bisa digerakkan," katanya.

Sebenarnya Iwan pun sudah diberikan keringanan, dimana biaya penanganan operasi digratiskan oleh dokter yang menangani operasi tersebut. Selain itu, sejumlah uang yang dibayarkan ke pihak rumah sakit hingga sisa tunggakan Rp39 juta.

Berita terkait:

Biaya Berobat Belum Lunas, Pasien Tertahan di RS Imanuel

"Biaya operasi sudah di kosongkan dan rumah sakit meminta agar segera dilunasi secepatnya. Namun keluarga hanya bisa mengusahakan dalam waktu 4-7 hari, hanya mampu mencari uang yang nilainya Rp10-15 juta. Namun, jumlah segitu menurut pihak ruah sakit juga belum bisa membuat Iwan keluar," katanya.

Sementara, pihak yang menabrak Iwan hanya mampu mengeluarkan biaya Rp25 juta per orang. "Kan korbannya ada dua, yang satunya patah dan gagar otak. Orangnya cuma bisa bantu Rp25 juta dan sudah enggak ada yang lagi," ungkapnya.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar