#Sastra#Musikalisasi#Puisi#BalaiBahasa

Mencintai Sastra Lewat Musikalisasi Puisi

( kata)
Mencintai Sastra Lewat Musikalisasi Puisi
Salah satu peserta Festival musikalisasi puisi yang di gelar di Hotel Emersia Bandar Lampung, Senin (24/9/2018) (Lampost/Nurjannah)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dalam rangka pekan bahasa dan Sastra  2018, kantor bahasa Provinsi Lampung kembali mengadakan Festival musikalisasi puisi se- Provinsi yang dihelat di Hotel Emersia. 

Koordinator Acara Erwin Wibowo mengatakan,  musikalisasi kali ini diikuti sebanyak  17 sekolah dari berbagai daerah, diantaranya Bandar Lampung, Pringsewu,  Waykanan,  Lampung Barat, Lampung Tengah,  dan Lampung Selatan.

Menurutnya,  Festival musikalisasi puisi diharapkan dapat mengenalkan kepada sastra kepada siswa,  kemudian musikalisasi puisi tersebut menunjukkan bahwa puisi tidak hanya di baca tapi juga dinyanyikan dengan iringan musik,  sehingga terdengar lebih merdu,  dan suasana berbeda,  sehingga siswa lebih mencintai puisi. 

"Kalau selama ini mungkin kita tahunnya puisi hanya di baca, tapi pada musikalisasi puisi kita bisa mengeksplore dengan sentuhan lagu dan musik yang berbeda," kata Erwin kepada Lampost. co senin (24/9)

Erwin menambahkan, musikalisasi puisi tersebut merupakan rangkaian kegiatan pekan bahasa yang sebelumnya telah dilakukan kegiatan seperti lomba debat bahasa Indonesia,  lomba pewara,  lomba pidato bahasa Indonesia, lomba mengajar, lomba cerdas cermat bahasa Indonesia . Selain itu rangkaian acara pekan bahasa dan sastra tahun ini akan  dilanjutkan dengan lomba mendongeng,  lomba membaca puisi dan lomba berbalas pantun. 

Melalui pekan bahasa dan sastra merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia dengan dengan cara bermusik.  Jika selama ini pelajar hanya mengenal beberapa sastrawan seperti khairil anwar, lewat festival musikalisasi tersebut sekaligus menunjukan bahwa Indonesia punya banyak sastrawan.

"Karena musik lebih dekat dengan anak muda,  sehingga dapat menumbuhkan sikap positif  terhadap bahasa dan sastra," papar dia

Nurjannah

Berita Terkait

Komentar