ketanmanggakuliner

Mencicipi Gurihnya Ketan Mangga, Kuliner Khas Thailand

( kata)
Mencicipi Gurihnya Ketan Mangga, Kuliner Khas Thailand
Kuliner khas Thailand, mango sticky rice atau ketan mangga. 

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jika di Indonesia punya tansu alias ketan susu dan ketan durian, maka di Thailand yang memiliki julukan Negeri Gajah Putih punya mango sticky rice atau ketan mangga. 

Mango sticky rice ini merupakan salah satu dessert atau makanan pencuci mulut yang terbuat dari bahan utama beras ketan. Sama seperti tansu dan ketan durian, menu penutup ini juga dimasak dengan menggunakan santan dan daun pandan yang kemudian disajikan bersama dengan potongan buah mangga matang lengkap dengan siraman saus santan kental yang manis gurih.

Perpaduan nasi ketan yang disajikan dengan potongan buah mangga segar, dan siraman saus santan gurih sungguh memanjakan lidah.

Untuk bisa menikmati sajian kuliner tersebut, anda tidak perlu jauh-jauh harus ke Thailand. Di Lampung anda mendapatkan salah satunya di restoran yang menyajikan makanan khas Thailand yakni Phuket Thai yang terletak di Jalan Diponegoro No. 109 Sumur Batu, Telukbetung Utara.

Supervisor Phuket Thai, Umar mengatakan, mango sticky rice merupakan sajian penutup khas thailand. Meski demikian di Lampung cukup banyak penggemarnya.

Selain rasanya yang manis dengan sensai gurih, ketan mangga punya sensasi cara makan tersendiri. Yakni bisa dimakan ketan langsung dengan mangga, atau ketan dengan fla yang gurih.

"Meski makanan penutup  khas dari Thailanda tapi di Lampung peminatnya cukup lumayan banyak juga," kata Umar.

Untuk mendapatkan cita rasa yang sempurna, menu satu ini disajikan menggunakan mangga matang dan pilihan. Sehingga perpaduan rasa ketan dan mangganya sangat keluar.

"Memang tidak ada jenis mangga khusus yang dipakai, yang penting mangga super dan manis," jelasnya.

Begitu juga dengan bahan baku beras ketan yang dipakai, sama seperi ketan pada umumnya di Indonesia. Tidak ada ketan khusus yang dipakai untuk membuat ketan mangga, sehingga tekstur dan cita rasanya sangat cocok dengan lidah masyarakat Indonesia.

Winarko



Berita Terkait



Komentar