#hukum#pencabulan#persidangan

Mencabuli Keponakan, Warga Telukbetung Timur Divonis 6 Tahun

( kata)
Mencabuli Keponakan, Warga Telukbetung Timur Divonis 6 Tahun
Suasana persidangan kasus pencabulan di PN Kelas IA Tanjungkarang. Lampost.co/Salda Andala

Bandar Lampung (Lampost.co): Terdakwa Ris Gianto warta (38) Telukbetung Timur divonis 6 tahun penjara dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang secara virtual, Senin, 3 Agustus 2020.

"Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," ujar Hakim Efiyanto.

Hakim mengatakan perbuatan terdakwa dilakukan berawal saat korban diajak ke rumah terdakwa. Saat korban berada di rumah terdakwa, korban dipanggil oleh terdakwa untuk masuk ke kamar. Saat berada di kamar korban disuruh terdakwa untuk tiduran diatas kasur. Lalu, korban tiduran dan terdakwa melakukan perbuatan tidak senonoh.

Selanjutnya terdakwa menggendong korban keluar rumah dan membiarkan korban bermain bersama teman seumuran korban. Kemudian korban diantarkan pulang oleh terdakwa.

Bahwa sesampai di rumah, korban ketika buang air kecil merasa sakit pada kemaluannya. Kemudian ibu korban curiga dan menyuruh anaknya untuk bercerita siapa yang melakukan perbuatan tidak senonoh. Korban pun bercerita bahwa pamannya yang bernama Ris Gianto yang melakukan perbuatan hal tersebut.

Atas perbuatan tersebut ibu korban melaporkan ke Polsek Telukbetung Timur.

"Atas perbuatannya tersebut, terdakwa divonis 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan," kata Hakim, Efiyanto.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar