#BTS#disegel

Menara BTS di Way Kandis Terancam Disegel

( kata)
Menara BTS di Way Kandis Terancam Disegel
Sebuah menara atau tower BTS ilegal berdiri di kelurahan way kandis, Tanjung Senang, Bandar Lampung. "Dok"


Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menyegel menara Base Transciever Station (BTS) yang berada di Jalan AMD, RT 12 LK I, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang.

Pasalnya, tower yang telah berdiri tegak itu belum memiliki izin pembangunan menara telekomunikasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandar Lampung.

Diskominfo telah melayangkan surat pemanggilan kepada PT Tower Bersama Group (TBG) sebagai vendor atau pemilik BTS tersebut. Namun, pihak PT TBG belum juga memenuhi panggilan dinas terkait.

“Sudah kita layangkan surat panggilan untuk dikonfirmasi terkait tower BTS mereka yang belum ada izin, tapi belum datang sampai hari ini. Ini juga kita sesalkan,” ungkap Kepala Diskominfo Bandar Lampung Ahmad Nurizki, Jumat,  6 Maret 2020.

Maka,  pekan depan, dskominfo akan kembali melayangkan surat panggilan ke dua, dan seterusnya hingga panggilan ke tiga. Jika pihak TBG tidak juga hadir maka BTS akan disegel.

“Nah, jika hingga surat panggilan ke tiga tidak juga hadir sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), Pemkot Bandar Lampung berhak melakukan penyegelan tower,” tegasnya.

Mangkirnya PT TBG dari panggilan diskominfo juga diutarakan oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Bandar Lampung Dekrison. “Belum datang sampai hari ini, kita masih nunggu pekan depan,” ujarnya.

Disperkim dengan tegas meminta PT TBG untuk mengikuti regulasi hukum terkait perizinan tower BTS.

“Tapi seperti yang saya katakan tadi, jika sampai panggilan ke tiga mereka tidak hadir dan abai terhadap ketentuan perizinan, nanti kita serahkan ke tim penertiban soal sanksi,” tandasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar