#haji#umrah#kemenag

Menag Minta Jemaah Haji tak Paksakan Diri Ibadah Sunah 

( kata)
Menag Minta Jemaah Haji tak Paksakan Diri Ibadah Sunah 
Menag Yaqut Cholil Qoumas usai memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji di Jeddah, Sabtu, 17 Juli 2022. Dok MCH 2022


Makkah (Lampost.co) -- Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk lebih memperhatikan kesehatan jemaah. Program yang telah disusun juga diminta agar disesuaikan dengan tingkat kesehatan jemaah haji.

Menurut Menag, hal itu penting dilakukan dalam rangka menjaga kondisi kesehatan jemaah. Apalagi, setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, (Armuzna) tidak sedikit jemaah yang mengalami kelelahan.

"Masih banyak jemaah haji yang memaksakan diri melaksanakan ritual sunah. Termasuk program dari KBIHU itu menurut kami perlu lebih memperhatikan kondisi jemaah," terang Gus Men, panggilan akrabnya, usai memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji di Jeddah, Sabtu, 17 Juli 2022.

"Nanti malam kita akan rapat dengan KBIHU untuk membahas bersama agar dalam mengorganisir jemaah untuk beribadah sunah bisa memperhatikan kondisi jemaah, jangan dipaksakan," sambungnya.

Apalagi, kata dia,  ibadah mubah, seperti jalan-jalan, city tour, dan sejenisnya. Hal itu harus dibatasi karena melelahkan. 

Menag juga berpesan kepada seluruh petugas agar terus meningkatkan layanan dengan berorientasi pada jemaah. Salah satunya adalah terus berusaha agar jemaah tidak kelelahan dan tetap sehat. 

"Kita akan minta kepada seluruh petugas termasuk KBIHU agar pelayanan berorientasi pada kemampuan fisik jemaah," tegasnya.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag), sampai hari ini tercatat ada 55 jemaah wafat. Sebanyak 27 jemaah wafat pada fase sebelum Armuzna pada rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022. Sebanyak 16 jemaah wafat pada fase Armuzna, 8-12 Juli 2022. Dan 12 jemaah wafat pascaarmuzna, 13 Juli hingga hari ini.

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar