#KECELAKAAN#BANDARLAMPUNG

Menabrak Petugas, Satu Orang Ditetapkan Tersangka di Bandar Lampung

( kata)
Menabrak Petugas, Satu Orang Ditetapkan Tersangka di Bandar Lampung
Gerombolan remaja saat diperiksa di unit 1 Jatanras Polresta Bandar Lampung, Sabtu, 2 Juli 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim Walet Satuan Samapta Polresta Bandar Lampung mendapati remaja yang sedang minum-minuman keras di Jalan KH Ahmad Dahlan, Pahoman, Bandar Lampung. Saat akan ditangkap, salah satu dari mereka melarikan diri dan menabrak petugas, Sabtu, 2 Juli 2022, pukul 01.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan, peristiwa itu bermula saat tim Samapta bersama Tekab 308 melakukan penyelidikan terkait maraknya geng motor di Kota Tapis Berseri. Setelah berada di lokasi kejadian, tim gabungan mendapati sembilan remaja yang terdiri dari enam pria dan tiga wanita sedang nongkrong dan minum-minuman keras. 

"Keenam pria itu yakni PW, DA, RA, MA, AA, dan KK. Ketiga wanita itu yakni NR, NE dan MUS,"kata alumnus Akpol 2010 B itu.

Saat akan diperiksa dan didata para remaja tersebut berlari dan salah satu atas remaja berinisial KK menabrak motor petugas menggunakan mobil Alya yang dikendarainya.

Dalam peristiwa itu, dua unit motor dinas dan mobil petugas rusak dan terjatuh di tepi jalan. Aksi kejar-kejaran mewarnai penangkapan terhadap pelaku KK, hingga petugas mengamankannya di kawasan Jalan S Parman, Tanjungkarang Pusat.

Terduga KK berhasil diamankan di kediamannya di Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Sempat terjadi perdebatan cukup lama antara keluarga pelaku dan polisi yang akan mengamankan KK.

Setelah melakukan pendekatan secara persuasif, polisi akhirnya menangkap terduga pelaku KK ke Mapolresta Bandar Lampung guna melakukan proses hukum lebih lanjut.

"Setelah menabrak dia kabur, sehingga petugas melakukan pengejaran dan penyelidikan, dua jam setelahnya baru pelaku tersebut ditangkap saat bersembunyi di rumahnya di Kecamatan Telukbetung Utara,"ujarnya.

Baca juga: Dua Kelompok Pelajar Tawuran Pakai Sanjata Tajam

Setelah itu, gerombolan remaja tersebut dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk dimintai keterangan. Setelah beberapa jam diperiksa, polisi menetapkan satu tersangka atas nama KK.

"Dia ditetapkan tersangka lantaran melawan petugas saat akan diamankan,"ujar Dennis.

Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 212 KUHP tentang melawan petugas saat akan diamankan. Dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun empat bulan.

"Barang bukti yang diamankan botol minuman keras dan kendaraan yang digunakan,"ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, tawuran antarpelajar di Bandar Lampung cukup marak dalam kurun empat hari terakhir. Pelajar tersebut membawa senjata tajam (Sajam) hingga melukai lawannya, Kamis, 30 Juni 2022.

Berdasarkan informasi dan juga CCTV pada Senin 27 Juni 2022 terjadi tawuran antarpelajar di belakang Masjid Jami Arruhama, Kecamatan Pahoman, Bandar Lampung. Puluhan pelajar itu terlihat membawa senjata tajam jenis parang, gear, dan sebagainya. 

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar