#LampostWeekend#BeKreatif#BungaFlanel

Memetik Untung dari Bunga Flanel

( kata)
Memetik Untung dari Bunga Flanel
Kreasi bunga flanel dengan berbagai warna dan ukuran kini diminati sebagai suvenir. LAMPUNG POST/M UMARUDINSYAH MOKOAGOW


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Memiliki keterampilan membuat bunga dari kain flanel ternyata bisa memberikan untung yang menjanjikan. Tingginya omzet yang bisa diraup dari pembuatan bunga flanel yang cukup sederhana jadi pemikat para kaum hawa di Bandar Lampung.
Waktu pembuatan fleksibel, bahan baku mudah diperoleh, membuat bisnis ini tetap eksis. "Bunga dari kain flanel saat ini banyak diminati, khususnya di kalangan mahasiswa," kata pemilik Azh Flower, Reni Wira Anggraini, Senin (21/8/2017).
Bunga flanel dipakai sebagai hadiah ulang tahun, uji komprehensif, hingga wisuda. Terjunnya Reni ke bisnis tersebut berawal dari kebutuhan untuk memberikan hadiah spesial bagi temannya.
"Tepatnya akhir 2016. Awalnya bikin untuk sendiri, ternyata banyak yang suka. Lama-kelamaan mulai dipasarkan sampai sekarang," ujar alumni FEB Unila itu. Dalam satu hari, Reni mampu menghasilkan 10—15 buket bunga ukuran kecil dan 5—6 buket bunga besar setiap hari.
Selain hobi, kegiatan tersebut dinilainya sebagai bisnis yang bernilai seni. Untuk memasarkan produknya, Reni membuka gerai di kompleks Universitas Lampung dan memanfaatkan media sosial.
"Pesanan paling banyak saat menjelang wisuda dan kompre. Walau begitu, tetap ada pembeli pada hari biasa," kata perempuan berhijab itu. Satu buket bunga ukuran kecil dibanderol Rp35 ribu dan Rp300 ribu untuk bunga besar.
"Harga cukup variatif. Sekarang banyak peminat bunga flanel karena bisa bertahan jauh lebih lama dibanding bunga hidup," kata Reni. 

Nur Jannah







Berita Terkait



Komentar