#layananpublik#pelayananumum#beritalampung

Memberikan Senyuman Ramah Wajib Diberikan oleh Pelayan Publik

( kata)
Memberikan Senyuman Ramah Wajib Diberikan oleh Pelayan Publik
Sosialisasi Implementasi Delapan Bidang Pelayanan Publik Terhadap Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Lampung dan seluruh OPD Provinsi Lampung di ruang Abung, Balai Keratun, Kompleks Pemprov Lampung, Rabu (3/7/2019). 

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Guna mewujudkan pelayanan publik yang baik perlu peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kompetensi SDM. Selain itu, ekspresi menyenangkan dinilai mampu memberikan kepuasan dan menyenangkan terhadap masyarakat yang melakukan pelayanan. 

"Sampai ditempat bekerja harus senyum, walau sangat berat," kata Asisten Deputi Koordinasi Pelayanan Kebijakan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Noviana Adriana, dalam agenda Sosialisasi Implementasi Delapan Bidang Pelayanan Publik Terhadap Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Lampung dan seluruh OPD Provinsi Lampung di ruang Abung, Balai Keratun, Kompleks Pemprov Lampung, Rabu (3/7/2019). 

Harus dibiasakan dan membawa image ramah. Kemudian dilanjutkan respon yang cepat karena jika lama dari gratis, maka akan ada sesuatu dibalik itu. "Kita harus cepat, karena kalau lambat maka ada sesuatu yang diinginkan agar cepat bergerak. Ketika kita menerima rasa terima kasih, maka itu masuk gratifikasi," paparnya. 

Ia mencontohkan Bali, dimana kultur keramahan telah terbangun sehingga masyarakat merasa nyaman saat melakukan proses perizinan dan layanan lainnya. Maka, ASN harus membangun keramahan individu. Selain itu, sabar dan mampu meredam emosi menjadi kunci utama. 

Kemudian, ASN diminta banyak mendengar dimana akan mendapatkan banyak masukan dari masyarakat kepada instansi pelayanan publik. "Pelayan publik sering tidak peka seperti di rumah sakit. Dimana suster tidak melayani masyarakat. Kadang kan masyarakat beda, ada yang mengungkapkan dengan benar dan emosi. Kita harus meredam emosi. Kita juga meminta maaf kepada masyarakat, banyak yang tidak mengucapkan terima kasih dan minta maaf," imbuhnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar