generasimuda

Membangun Karakter Kepemimpinan Generasi Muda

( kata)
Membangun Karakter Kepemimpinan Generasi Muda
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapanca) Provinsi Lampung melakukan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Pancasila Provinsi Lampung, di Dunkin Donuts, Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Jumat (27/12/2019) Lampost/Triyadi Isworo


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapanca) Provinsi Lampung terus bergerak merangkul generasi muda untuk melakukan kegiatan positif dalam bersosial dan bermasyarakat. Hal tersebut yang dikupas dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Pancasila Provinsi Lampung, di Dunkin Donuts, Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Jumat, 27 Desember 2019.

Hadir sebagai pemateri di sesi satu pagi hari ada Akademisi Fisip Unila Darmawan Purba, Praktisi Hukum M Ridho, dan Akademisi Hukum Saburai Idham Manaf dengan moderator Ryan Adila. Kemudian narasumber di sesi dua ada Dewan Pembina Mahasiswa Pancasila Provinsi Lampung Heri Wardoyo, Staf Khusus Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Pertahanan Negara Republik Indonesia (Kemenhan RI) Lampung Sairul Basri, dan Akademisi Universitas Teknokrat Indonesia Agus Nurhuda yang dimoderatori Juniardi.

Ketua DPD Mapanca Lampung Sugiri Tjastoni mengatakan pihaknya menggelar pelatihan tersebut bersama 50 peserta dari Korti dan Pengurus Mahasiswa Pancasila di Provinsi Lampung. Ia mengatakan bahwa dalam pelatihan tersebut bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa yang berdaya saing sebagai calon pemimpin bangsa dan agen perubahan.

"Tujuan kegiatan untuk melatih dan membangun jiwa kepemimpinan kepada anggota dan pengurus mapancas sehingga mereka memiki karakter sebagai agent perubahan. Untuk materi yang disampaikan meliputi kepemimpinan, keorganisasian dan wawasan kebangsaan," katanya.

Sementara itu Dewan Pembina Mahasiswa Pancasila Provinsi Lampung Heri Wardoyo mengatakan bahwa jaman akan bergerak lebih cepat dari saat ini. Maka dari itu semua elemen harus dipersiapkan secara matang karena saat ini semua akan bergerak menuju Indonesia Emas pada 2045. Apabila tidak berubah mengikuti tangangan maka akan tenggelam.

"Anak-anak muda saat ini harus lebih kreatif dan punya trobosan-trobosan untik menjawab tantangan kedepan. Anak-anak muda ini yang akan memimpin dunia melalui teknologi," kata Mantan Wakil Bupati Tulangbawang ini.

Staf Khusus Kanwil Kemenhan RI Provinsi Lampung Sairul Basri mengatakan bahwa untuk menjadi pemimpin harus bisa melakukan kolaborasi bersama semua pihak. Kemudian juga harus mengoptimalkan jiwa, ruh dan jasat untuk bergerak kearah positif. Pemuda harus memanfaatkan waktunya untuk melakukan kegiatan positif. Nilai-nilai pancasila harus terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jiwa-jiwa kepemimpinan harus terus dibangun dan seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan," katanya.

 

Winarko







Berita Terkait



Komentar