#melawanjahat#palestina#pbb

Melawan Kejahatan

( kata)
Melawan Kejahatan
Dokumentasi Pixabay.com


SETIAP orang tentu akan terenyuh dengan aksi kekerasan yang merugikan orang lain. Apalagi terjadi korban harta jumlah besar, bahkan nyawa kadang tidak luput jadi korban.
Nay ya kidah, kik nyakha ko khumpok no guwaini kantikni habelis (Iyalah, kalau kerjanya menyengsarakan orang itu kerjaan temannya iblis). 

Seperti kekejaman Zionis terhadap warga Palestina terkait penghancuran puluhan rumah milik warga Palestina mengejutkan komunitas global. Bahkan, utusan Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour menilai aksi Israel itu adalah kejahatan perang. 

Seperti dikutip kantor berita Aljazeera, pihak Zionis malah mengaku aksi untuk menjaga keamanan. Menurut Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon, aksi itu sesuai hukum di tempat itu. Adu pai puakhi mak beguna cawa seno disan, acak bedua jak aga mak dikemanako tian. Wat-wat gawoh (Sudah dulu saudara tidak berguna bicara di sana, lebih baik berdua daripada tidak dipedulikan mereka. Ada-ada saja). 

"Itulah yang terjadi pada rumah-rumah (etnis) Yahudi dan juga Arab. Pemandangan yang tidak enak untuk dilihat. Kami juga telah melihat foto-foto (penghancuran). Tidak mudah untuk menghancurkan rumah. Tapi itulah hukum yang berlaku di Israel," sambungnya. 

Israel menyebut tembok pemisah di dekat Tepi Barat—yang diproyeksikan sepanjang 720 kilometer saat sudah selesai nanti—adalah pencegah kemungkinan aksi bom bunuh diri dari wilayah Palestina yang frekuensinya sempat meningkat pada awal 2000-an.
 

Medcom.id







Berita Terkait



Komentar