DigitalisasiPenyiaranmediagroup

Media Group Rancang Digitalisasi Siaran Televisi Sejak 2009

( kata)
Media Group Rancang Digitalisasi Siaran Televisi Sejak 2009
CEO Media Group M Mirdal Akib. Medcom

JAKARTA (Lampost.co) -- Antusiasme industri penyiaran untuk migrasi dari siaran analog ke digital sejatinya telah lama disuarakan. Bahkan, Media Group telah merancang proses migrasi itu sejak 2009.

"Kami di industri khususnya Media Group sudah merasakan euforia sejak 2009. Semangat digitalisasi sangat tinggi," kata CEO Media Group M Mirdal Akib dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'Indonesia Tertinggal, Segera Migrasi TV Digital', Minggu, 12 Juli 2020.

Baca juga: Digitalisasi Penyiaran di Indonesia Terlambat

Mirdal menjelaskan Media Group telah membahas rencana migrasi siaran itu di era Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring. Pembahasan penyelenggaraan siaran televisi digital terus dilakukan antara industri penyiaran dan Kemenkominfo sepanjang 2009-2010.

Pembahasan berlangsung hingga terbitnya Peraturan Menkominfo (Permenkominfo) Nomor 22 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar (free to air). Konferensi International Telecommunication Union (ITU) memperkuat proses migrasi siaran tersebut mesti matang di negara-negara Asia pada 2018.

"Digital tidak bisa berdiri sendiri. Ada pengerjaan awal raw material, processing, dan deliver program," jelas Mirdal.

Media Group berbenah untuk mencapai aspek-aspek mendukung migrasi siaran itu. Berbagai aspek dalam sistem analog tidak dibuat lagi sejak 2015.

Proses peremajaan dilaksanakan secara bertahap. Mulai dari komponen siaran, peralatan liputan, editing, hingga studio dirancang untuk mendukung digitalisasi penyiaran.

"Contoh, kamera tidak bisa lagi analog. Karena peralatan sudah dibeli, harus diganti, enggak ada lagi analog. Digital lebih murah, ini dari sisi raw material," ucap Mirdal.

Pada 2016, semua hal itu dimaksimalkan oleh Media Group. Termasuk mendukung siaran format high definition (HD) agar masyarakat memperoleh kualitas tayangan yang lebih jernih.

Satu siaran tv digital meluncur

Guna mendukung kebijakan pemerintah, Media Group sebagai pelaku industri penyiaran segera meluncurkan satu siaran televisi yang mengudara melalui digital, yakni Magna Channel. Siaran ini akan melengkapi jajaran televisi di bawah naungan Media Group yang mengudara via digital.

Metro TV juga sudah lebih dulu hadir melalui digital. "Insyallah 19 Juli 2020 kita akan meluncurkan satu televisi digital terestrial baru di 16 titik di Indonesia," ujar Mirdal.

Winarko



Berita Terkait



Komentar