#olimpiade2020#bulutangkis
Olimpiade Tokyo 2020

Medali Emas Greysia/Apriani Jawab 29 Tahun Penantian Ganda Putri Bulu Tangkis Indonesia

( kata)
Medali Emas Greysia/Apriani Jawab 29 Tahun Penantian Ganda Putri Bulu Tangkis Indonesia
Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. AFP/Alexander NEMENOV


Tokyo (Lampost.co) -- Pasangan ganda putri bulu tangkis Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020 setelah menyingkirkan ganda putri asal Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pada Senin, 2 Agustus 2021. Tidak hanya menjaga tradisi bulu tangkis Tanah Air, medali emas dari nomor ganda putri ini juga menjadi yang pertama bagi Indonesia.

Greysia/Apriani juga mencatatkan sejarah sebagai pasangan ganda putri pertama yang lolos ke semifinal dan tentunya juga ganda putri pertama yang bertanding di babak final olimpiade.

Sebelum Greysia/Apriani, sejak bulu tangkis pertama kali dipertandingkan di olimpiade 29 tahun lalu, yakni mulai 1992, Indonesia tidak sekalipun pernah mendapatkan medali emas di nomor ganda putri.

Baca: Ukir Sejarah, Greysia Pollii/Apriyani Rahayu Sabet Medali Emas Olimpiade 2020

 

Pencapian terbaik ganda putri sebelumnya hanya sampai babak perempat final. Di edisi 1992, pencapaian terbaik ganda putri Indonesia diraih oleh Finarsih dan Lili Tampi yang melaju hinga perempat final.

Empat tahun berselang, Eliza/Resiana melaju ke perempat final. Pada Olimpiade 2000 di Sidney, Etty Tantri/Cynthia Tuwankotta juga mampu ke perempat final. Namun setelah itu, ganda putri Indonesia tidak pernah lagi mencapai ke perempat final olimpiade.

Dalam pertandingan final  bulu tangkis ganda putri yang bergulir selama 55 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Greysia/Apriyani memetik kemenangan dalam dua gim dengan skor 21-19, 21-15.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar