#Covid-19#ppkm#mal

MBK Siap Batasi Pengunjung Mal Hanya 25%

( kata)
MBK Siap Batasi Pengunjung Mal Hanya 25%
Masyarakat sedang berbelanja dipusat perbelanjaan modern dengan protokol kesehatan. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor : 045.2/87/VI/POSKO/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 pada Kabupaten/Kota. SE itu berlaku mulai hari ini, Jumat, 25 Juni 2021.

Poin ketiga dalam SE tersebut menjelaskan aturan kegiatan pada sektor esensial seperti kesehatan, makanan, minuman, termasuk pusat perbelanjaan seperti pasar swalayan, mal, dan supermarket. Pusat perbelanjaan masih diperbolehkan 100% buka dengan pengaturan jam operasional, pembatasan kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan (prokes) lebih ketat. 

Pada poin berikutnya, pelaksanaan kegiatan makan atau minum di tempat umumm seperti warung makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan baik yang berada di mal maupun lokasi tersendiri dibatasi hanya 25% pengunjung dari total kapasitas. Jam operasional pun dibatasi hanya sampai pukul 20.00 WIB. Sementara layanan makanan melalui pesan-antar tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran.

Poin kelima SE menyebutkan, pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Pembatasan juga diberlakukan bagi jumlah pegunjung agar tidak melebihi sebesar 25% dari total kapasitas yang ada. 

Baca: Zona Merah di Lampung Wajib WFH 75 Persen

 

Menanggapi hal tersebut, General Manager Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung, Andreas Purwanto mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih tetap menerapkan aturan prokes ketat bagi para pengunjung. Kemudian tenant-tenant, seperti Cinema XXI, TimeZone, Playland, dan area resto tetap membatasi kapasitas pengunjung sebesar 50%.

"Traffic selama pandemi bulan Juni ini mengalami penurunan sekitar 30%," katanya kepada Lampost.co, Jumat, 25 Juni 2021.

Ia juga mengatakan, pihak manajemen tetap menjalankan aturan-aturan dari pemerintah pusat maupun daerah mengenai operasional selama masa pandemi covid-19. Bersama Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Bandar Lampung, pihaknya juga mengaku telah melaksanakan vaksinasi pada 25 Mei 2020 dan 22 Juni 2021 untuk komunitas pedagang dan masyarakat.

"Kita ikuti aturan dari pemerintah dan satgas," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar