longsorbencanalampungbarat

Material Longsoran 2016 di Lambar Segera Dibersihkan

( kata)
Material Longsoran 2016 di Lambar Segera Dibersihkan
lampost.co/Eliyah


LIWA (Lampost.co) -- Sejumlah anggota DPRD Lampung Barat meminta Pemkab Lampung Barat segera menangani dampak longsor yang terjadi di Pekon Tribudisyukur, Kecamatan Kebuntebu. Sebab, longsor di Pekon Tribudisyukur yang terjadi pada 2016 hingga saat ini dampaknya belum ditangani. 

Padahal masyarakat setempat beberapa kali mengusulkan, tetapi belum ada realisasi. "Masyarakat sudah mengusulkan. Pada 2019 lalu, dari anggota DPRD sudah mengusulkan, tapi belum dilakukan," kata Anggota DPRD Lampung Barat, Dede Rohayati.
 
Ia menambahkan, longsor tersebut menyebabkan sekitar 50 Ha sawah petani tidak bisa digarap secara maksimal. Sebab, kondisi sebagian besar sawah menjadi satu seperti danau. Akibat terhalang gundukan material longsor.

Masyarakat khususnya petani pemilik lahan sawah disekitar berharap penanganan longsor itu dilakukan dengan cara gundukan material longsoran itu dikeruk lalu dipindahkan agar air tidak masuk ke lahan sawah warga. Kemudian dibuatkan saluran irigasi.

Ia menambahkan, warga setempat pernah berupaya untuk melakukan penanganan secara gotong royong, namun upaya itu tidak dapat dilaksanakan jika hanya secara manual tetapi memerlukan alat berat.

"Walaupun ditangani secara gotong royong, materialnya cukup banyak jadi warga tidak mampu menyelesaikanya," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar Pemkab segera melakukan upaya penanganan terlebih lahan sawah ini berkaitan dengan usaha pertanian.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Maidar, mengatakan pihaknya bersama Dinas PU dan kecamatan telah meninjau langsung kondisi gundukan material bekas longsoran tersebut.

"Kami sudah cek lokasi dan akan segera ditangani bersama Dinas PU," kata Maidar.

Penanganan secara teknis akan dilaksanakan Dinas PU dengan menggunakan alat berat. Saat ini prosesnya masih dalam penghitungan yaitu mengukur panjang dan tinggi serta kebutuhan untuk penangananya. Hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan.

"Intinya segera akan ditangani sesuai dengan keinginan masyarakat sekitar sehingga puluhan ha sawah petaninya bisa dimanfaatkan secara maksimal lagi," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar