#Nuansa#Kriminal#Kamera#CCTV

Mata Tuhan

( kata)
Mata Tuhan
Kamera CCTV. (Dok.Lampost.co)


BANYAK kasus kriminal, seperti pencurian, tabrak lari, hingga pembunuhan, terungkap berdasarkan bantuan dari kamera pengintai alias CCTV.

Misalnya saja, kasus kriminal fenomenal kopi sianida yang menewaskan Mirna. Berkat bantuan rekaman dari CCTV, pelaku akhirnya berhasil terungkap, yang tak lain adalah sahabatnya sendiri, Jesica. Meskipun Jesica sempat mengelak dan membantah tuduhan itu, bukti-bukti mengerucut dan palu hakim terbantu akan hal itu dalam memutuskan kasus tersebut.

Sementara itu, di Lampung pun kasus kriminal berupa pencurian banyak terungkap berdasarkan hasil rekaman CCTV. Dari kasus pencurian sepeda motor di parkiran, misalnya, pihak kepolisian mendapatkan informasi hingga akhirnya menangkap pelaku tersebut.

Tidak cuma itu, bahkan di salah satu stasiun televisi dan di saluran YouTube, ada tayangan CCTV yang mengungkap banyak kejadian, mulai dari hal yang nyata sampai hal tak kasat mata yang bisa terekam juga di kamera supercanggih itu. Ya, alangkah bermanfaatnya kamera pengintai ini apabila dimanfaatkan untuk hal-hal yang berguna.

Tidak mengherankan jika pemasangan CCTV marak dilakukan instansi pemerintah, swasta, maupun perorangan. Tujuannya, tentu untuk pengamanan. Apalagi, kamera pengintai ini bisa diletakkan di tempat yang tak kentara dan terkendali di mana saja, termasuk lewat handphone si pemasang.

Kalau menelaah kerja CCTV ini, sejatinya bahwa manusia itu segala sesuatunya, tindak-tanduknya, terpantau dan memang dilihat oleh Sang Pencipta Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya pun akan diminta pertanggungjawabannya nanti di akhir masa.

Namun, lagi-lagi manusia kerap lalai dan hatinya sering terbolak-balik. Main petak umpet dan berbohong pun kerap dilakukan oleh kita, manusia. Lupa kalau ada malaikat yang mencatat segala perbuatan kita, yang baik maupun yang buruk. Rapor tersebut tidak akan terlewatkan ?arena kendalinya bukan dicatat oleh manusia, komputer, maupun mesin, melainkan langsung ditangani malaikat.

CCTV ada dipasang di sejumlah titik dan terbatas oleh alat. Namun, mata Tuhan ada di mana-mana di setiap hela napas manusia. Ini yang harus kita pahami sebagai manusia. Maka itu, sudah saatnya kita mulai menjaga polah dan perilaku, bahkan niat yang tertanam di dalam hati sekali pun, karena Dia adalah Maha Mengetahui.

 

 

Sri Agustina/Wartawan Lampung Post







Berita Terkait



Komentar