#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritapesibar

Masyarakat Way Krui Diminta Tak Mengabaikan Protokol Kesehatan

( kata)
Masyarakat Way Krui Diminta Tak Mengabaikan Protokol Kesehatan
Penertiban protokol kesehatan di pasar tradisional di wilayah Pesisir Barat. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co): Kondisi lingkungan dengan pemukiman penduduk yang relatif masih jarang, tidak boleh menyebabkan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat mengabaikan protokol kesehatan. Gerakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak harus tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Hal itu dikatakan Kepala Puskesmas Way Krui, Edri Aman, kepada Lampung Post, Jumat 27 November 2020. "Kalau di Puskesmas Way Krui ada sekitar 40 pegawai. Kami memang sudah lama menerapkan protokol kesehatan (prokes) 3M. Wajib dilaksanakan dan dipatuhi oleh petugas dan masyarakat yang datang. Wajib pakai masker, di pintu masuk juga kami sediakan air dan sabun untuk cuci tangan, dan juga screening suhu tubuh," kata Edri. 

Dia mengatakan pihaknya bersama Tim Satuan Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 kerap melaksanakan Operasi Yustisi untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar taat memakai masker dan menerapkan 3M.

"Terutama pada lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi keramaian dan kerumunan seperti di lokasi pekan-pekan (pasar) dilaksanakan misalkan satu atau dua kali dalam satu minggu," kata dia.

Meskipun demikian, diakuinya, kesadaran pakai masker di tengah masyarakat memang masih rendah. Tanggapan masyarakat menerima dengan baik pembagian masker dan kegiatan itu sering dilakukan diiringi imbauan penerapan 3M.

"Kami kerap memberikan imbauan dan edukasi pada masyarakat untuk selalu memakai masker. Di Pekon-pekon kami sering melakukan pembagian masker di seluruh wilayah kabupaten ini oleh tim Satgas Covid-19," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar