#gempabumi#tsunami#bencanaalam#gempabanten

Masyarakat Rajabasa Masih Was-was Tsunami

( kata)
Masyarakat Rajabasa Masih Was-was Tsunami
Warga Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, saat hendak menyelamatkan diri ke dataran tinggi, Jumat (2/8/2018) malam. Foto: Dok/Warga

KALIANDA (Lampost.co) -- Meskipun telah kembali ke rumahnya masing-masing, masyarakat Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, masih was-was gempa berpotensi tsunami. Bahkan, hingga kini mereka masih trauma ketika mendengar kabar gempa.

Seperti yang diungkapkan, Wawan Kurniawan, warga Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa sata dihubungi melalui sambungan telpon, Minggu (4/8/2019). Menurutnya, hingga saat ini masyarakat setempat masih khawatir adanya gempa susulan. "Sekarang masyarakat sudah pulang kerumahnya masing-masing, Sabtu (3/8/2019) pagi. Tapi, rasa trauma, cemas dan was-was masih menghantui kami," kata dia.

Dia mengatakan sejak peristiwa gempa pada Jumat (2/8/2019) lalu, ia bersama keluarganya selalu dihantui rasa ketakutan. Bahkan, ia terpaksa begadang untuk berjaga-jaga khawatir akan gempa susulan. "Sudah dua malam ini begadang. Takutnya ada gempa kami sudah siap untuk mengungsi. Soalnya kejadian tsunami akhir 2018 lalu masih terngiang di ingatan," ujarnya.

Sementara itu, Camat Rajabasa Sabtudin mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat setempat  untuk tetap waspada akan adanya potensi tsunami. Bahkan, sebagian besar warga setempat masih trauma dengan tsunami. "Meski di Kecamatan Rajabasa masih aman-aman saja tapi kami sudah menghimbau untuk tetap siaga dan berhati-hati. Masyarakat harus selalu waspada," katanya.

Armansyah



Berita Terkait



Komentar