#penambanganpasir#gak#lingkungan

Masyarakat Pesisir Dukung Penambangan Pasir GAK Disetop

( kata)
Masyarakat Pesisir Dukung Penambangan Pasir GAK Disetop
Aktivitas penambangan pasir oleh PT LIP di sekitar kawasan perairan Gunung Anak Krakatau. Foto: Istimewa

Kalianda (Lampost.co): Masyarakat Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, mendukung penyetopan penambangan pasir di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK). Warga merasa sedikit lega dengan dilakukannya rapat pembahasan penambangan pasir laut di perairan GAK yang dilakukan PT Lautan Indonesia Persada (LIP).

Tokoh masyarakat di Kecamatan Rajabasa, Juhariyan Syah, mengatakan pembahasan terkait surat izin PT LIP tentang pengerukan pasir itu mendapat respon positif dari tokoh masyarakat dan pemerintahan kecamatan setempat.

"Intinya kami akan tetap menolak jika perizinan penambangan pasir dilanjutkan," kata Juhariyan kepada Lampost.co, Kamis, 16 Januari 2020. 

Dia mengatakan warga pesisir pantai Lampung Selatan dan Pulau Sebesi merasa senang dengan langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melakukan pembahasan penambangan pasir di GAK yang dilakukan PT LIP. "Berarti Pemprov Lampung merespon tuntutan masyarakat," ujarnya. 

Menurutnya, terjadinya erupsi GAK dan timbulkan tsunami 2018 lalu diduga akibat pengerukan pasir hitam yang dilakukan PT LIP. Izin pengerukan pasir tersebut dikeluarkan sejak Maret 2015.

"Besar kemungkinan pengerukan itu dilakukan sejak lama. Maka kami akan mendatangi dan melarang keras siapapun yang merusak pulau di kawasan Gunung Krakatau," ujarnya. 

Hal yang senada di katakan Helmi, 40, salah seorang warga Desa Tejang, Pulau Sebesi. Dia mengatakan penolakan warga atas penambangan pasir di kawasan GAK, karena dampak yang terburuk dirasakan semua masyarakat, khususnya Kecamatan Rajabasa dan Kalianda.

"Sampai kapanpun kami menolak, karena besar kemungkinan pulau akan longsor dan musibah tsunami akan kembali dan mungkin akan lebih besar dari sebelumnya," katanya.

Sementara itu, Camat Rajabasa Shaptudin mengatakan akan selalu mendukung masyarakat dengan tidak melanggar pada peraturan yang ada, "Saya akan dukung masyarakat, tetapi saya juga harus mengikuti aturan," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar