#cuacaekstrem#bencana

Masyarakat Lamtim Diimbau Waspadai Bencana Saat Cuaca Ekstrem

( kata)
Masyarakat Lamtim Diimbau Waspadai Bencana Saat Cuaca Ekstrem
Kepala BPBD Lampung Timur, Mashur Sampurna Jaya. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya

Sukadana (Lampost.co) -- Masyarakat Lampung Timur diimbau tetap mewaspadai sejumlah bencana mengingat kondisi cuaca saat ini yang masih sangat ekstrem. Bencana yang kerap melanda, seperti banjir, angin puting beliung, dan petir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamtim, Mashur Sampurna Jaya menyatakan kondisi cuaca ekstrem pada puncak musim hujan saat ini diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan Februari 2020 mendatang. Kondisi tersebut ditandai dengan tingginya intensitas curah hujan, tiupan angin kencang serta petir.

“Karena itulah kami mengimbau agar masyarakat Lamtim tetap terus waspada akan terjadinya bencana,” katanya, Senin, 27 Januari 2020.

Dia menyebutkan sebagian wilayah Lamtim memang rawan dengan bencana banjir dan angin puting beliung. Dari 24 kecamatan, 14 di antaranya tercatat merupakan wilayah rawan bencana banjir.

Ke-14 kecamatan tersebut adalah Sukadana, Way Bungur, Bumiagung, Batanghari, Labuhanmaringgai, Sekampungudik, dan   Raman Utara. Kemudian Wawaykarya, Margatiga, Way Jepara, Margasekampung, Jabung, Pasirsakti, dan Gunungpelindung.

“Wilayah tersebut rawan banjir karena sebagian besar berada di daerah aliran sungai (DAS), seperti Way Sukadana, Way Sekampung, Way Bungur, Way Penet, Way Raman, dan Way Areng,” katanya.

Kemudian untuk angin puting beliung berada di 13 wilayah kecamatan. Adapun jalur lintasan anging puting beliung di Lamtim itu ada pada jalur utara melintasi wilayah Labuhanmaringgai—Brajaselebah—Way Jepara—Labuhanratu—Way Bungur—Pekalongan—Sukadana. Sementara pada jalur selatan melintasi Kecamatan Pasirsakti—sebagian Jabung dan Gunung Pelindung—Margasekampung—Sekampungudik—Batanghari.

“Karena itulah kami mengimbau khususnya untuk warga di sejumlah kecamatan dimaksud agar tetap waspada,” katanya.

Sementara untuk petir, sepanjang pada kondisi hujan deras yang disertai angin dan petir, kerawanan akan bahaya petir tersebut merata di seluruh kecamatan yang ada di Lamtim. Artinya jika kondisi hujan ditambah angin, sebaiknya warga menghentikan aktivitasnya terutama di sawah, kebun, sungai, dan pulang ke rumah. Di samping itu jangan berada di tempat terbuka saat ada petir, tidak berteduh di bawah pohon saat hujan, dan lain-lain.

Dia menambahkan untuk membantu warga dalam menanggulangi bencana alam yang bisa muncul kapan saja, Pemkab Lamtim melalui BPBD setempat sudah mendirikan empat posko siaga bencana. Keempat posko tersebar di kantor Kecamatan Sukadana, Sekampung, Jabung, dan Labuhanmaringgai.

“Petugas di posko tersebut siaga 24 jam dan dapat dihubungi dan siap terjun ke lokasi setiap saat jika terjadi bencana,” ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar