#viruscorona#wabahcorona#beritalampung

Masyarakat Dituntut Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

( kata)
Masyarakat Dituntut Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19
Lampost.co/Umar Robbani

Bandar Lampung (Lampost.co): Seluruh masyarakat akan mengadapi era tatanan hidup baru atau new normal dalam Pandemi Covid-19. Untuk menjaga agar tidak timbul gelombang susulan penyebaran virus Covid-19, maka masyarakat harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Rektor Unila Prof Karomani dalam webinar dengan tema dengan tema `New normal: Sikap Positif Menghadapi Covid 19`, Kamis, 2 Juli 2020, mengatakan displinnya sebuah masyarakat menentukan sukses atau tidaknya penanganan covid-19.

"Ini adalah ujian bangsa kita, apakah kita lolos atau tidak ujian ini. Karena disiplinnya sebuah masyarakat, komunitas berkaitan dengan kesuksesan menangani covid-19. Tapi saya mengapresiasi provinsi Lampung yang merupakan salah satu provinsi terbaik menangani covid-19," ujarnya.

Ia berharap melalui webinar tersebut, masyarakat akan mendapat masukan untuk memasuki new normal covid-19. Sehingga new normal yang diterapkan di tengah kondisi pandemi berjalan sukses.

"Universitas Lampung dapat melakukan koordinasi dan pelaporan berkesinambungan berkerjasama dengan gugus tugas khususnya gugus tugas wilayah Provinsi Lampung terkait pelaksanaan proses pendidikan pada masa pemulihan kehidupan normal baru ini. Sehingga prioritas untuk kesehatan dan keamanan semua yang terlibat dalam proses pendidikan dan masyarakat sekitarnya ini dapat diwujudkan," kata dia.

Sementara, Wakil Rektor II Unila Asep Sukohar menjelaskan perguruan tinggi dalam persiapan implementasi PBM new normal di era pandemi covid-19. Sistem pembelajaran yang akan diterapkan perguruan tinggi akan menggunakan perkuliahan jarak jauh untuk kuliah teori, dan perkuliahan praktik akan dilakukan secara offline dengan protokol kesehatan.

Asep menyampaikan, dalam waktu dekat Unila akan mengadakan tes Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Unila berkoordinasi dengan gugus tugas terkait hal tersebut. Dalam agenda itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas protokol kesehatan di tempat-tempat strategis.

"Sebanyak 19 ribu calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK di Unila. Karena itu kita berkoordinasi dengan gugus tugas untuk pelaksanaan UTBK ini," kata Ketua IDI Lampung itu.

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana menjelaskan upaya penanganan Covid-19 di Lampung diantaranya penurunan potensi penularan dengan penemuan dini, peningkatan kapasitas sistem pelayanan kesehatan, promotif dan preventif melalui pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat oleh semua pihak baik masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha. Penyusunan SOP untuk tempat-tempat yang melaksanakan aktivitas pelayanan publik.

"Sejak tanggal 7 Juni, Tim Gugus Tugas pusat telah mengeluarkan hasil analisis wilayah per kab/kota dengan kriteria risiko merah, oranye, kuning, dan hijau, dimana secara rutin akan dilakukan update. Pada tanggal 21 Juni 2020 Tim Gugus Tugas pusat kembali mengeluarkan hasil analisis wilayah. Data itu menunjukan kondisi penyebaran virus Covid-19 di Lampung terus membaik," kata Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung itu.

Wilayah risiko di Lampung berdasarkan Gugus Tugas Pusat per 21 Juni lalu, zona oranye yaitu Kota Bandar Lampung. Kemudian, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Utara, Pesawaran, Tanggamus, Lampung Barat, Metro, Way Kanan, dan Pesisir Barat masuk zona kuning. Lalu, zona hijau yaitu Mesuji, Lampung Timur, Pringsewu, Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar