#Mudik#Lebaran2020

Masyarakat Diminta Jangan Memaksakan Salat Id di Masjid

( kata)
Masyarakat Diminta Jangan Memaksakan Salat Id di Masjid
Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar/Medcom.id

Jakarta (Lampost.co) -- Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mengimbau masyarakat agar menjalankan Salat Idulfitri di rumah untuk menghindari penularan virus korona (covid-19). Nasaruddin menyampaikan cinta masjid merupakan hal terpuji dan membanggakan. Namun, dalam kondisi darurat seperti saat ini sebaiknya niat salat di masjid diurungkan.

"Karena itu saya ingin meyakinkan pada semua, jangan memaksakan kehendak untuk melakukan kegiatan masif di masjid," ujar Nasaruddin di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2020.

Nasaruddin mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MU) dan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah telah sepakat untuk melaksanakan Salat Id di rumah. Ini sejalan dengan imbauan pemerintah agar tetap dijalankannya protokol kesehatan.

"Sekali lagi saya ingatkan bahwa kita sangat cinta masjid dan kesemarakan Idulfitri. Tapi kali ini sangat spesial dan penyebab spesial itu juga dari Allah, maka kita serahkan pada Allah," terang dia.

Dia menjelaskan hukum salat Id ialah sunnah. Sehingga, Salat Id jangan membuat kewajiban masyarakat untuk melindungi keselamatan dan kesehatan anggota keluarganya hilang.

"Agama yang benar mendahulukan wajib, baru sunnah. Kalau sebaliknya, kurang tepat," ucap dia.

Nasaruddin menyarankan masyarakat melihat tata cara Salat Id di rumah dari media sosial. MUI sudah menyebarkan tata cara Salat Id sejak beberapa hari yang lalu.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar