#DBD#penyakit

Masyarakat Dimbau Tetap Waspada Wabah Penyakit DBD 

( kata)
Masyarakat Dimbau Tetap Waspada Wabah Penyakit DBD 
Google Image

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Masih tingginya frekuensi curah hujan di Provinsi Lampung secara berbanding lurus dengan risiko tingginya kasus demam berdarah dengue (DBD). Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada wabah penyakit DBD yang disebabkan virus dengue yang disebarkan melalui nyamuk Aedes aegypti.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap DBD, karena di Provinsi Lampung masih tinggi curah hujannya," kata Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Asih Hendrastuti, Rabu (6/2/2019).

Dia menjelaskan data dari Dinkes Provinsi Lampung menunjukkan adanya peningkatan kasus DBD dalam tiga bulan terakhir yaitu 344 kasus (Desember), 1.169 kasus (Januari), dan 27 kasus (pada bulan Februari hingga 4 Februari).

"Kematian akibat penyakit DBD pada Januari adalah 5 orang yaitu 2 orang dari Kabupaten Lampung Utara, 1 orang dari Kabupaten Lampung Tengah, dan 2 orang dari Kabupaten Pringsewu," jelasnya.

Dia menambahkan Dinkes Provinsi Lampung terus menyosialisasikan 1 rumah 1 jumantik, dengan harapan adanya kesadaran penuh dari masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di setiap rumah. 

"Secara rutin dan kontinu, Dinkes mengajak masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan gerakan 3M plus dan upaya pencegahan dan penanggulangan DBD agar tidak menjadi kasus kejadian luar biasa (KLB)," ujarnya. 

Ahmad Amri*

Berita Terkait

Komentar