#Gajah#lampungbarat

Masyarakat Dilarang Menggiring Gajah Tanpa Didampingi Petugas

( kata)
Masyarakat Dilarang Menggiring Gajah Tanpa Didampingi Petugas
Korban serangan gajah pasca kejadian tadi malam. Lampost.co/dok


Liwa (Lampost.co) -- Kepala UPT Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh Sulki meminta masyarakat untuk sementara tidak melakukan kegiatan di lokasi terutama sekitar rombongan gajah berada.

"Selagi masih ada satwa di sekitar lahan yang digarap maka jangan sampai melakukan kegiatan," kata Sulki, Selasa, 22 Desember 2020.

Dia mengimbau agar masyarakat berkoordinasi dengan petugas. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan konflik gajah diminta mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pihak TNBBS bersama peratin, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sudah sering mengingatkan masyarakat agar waspada dan tidak menggiring satwa tanpa didampingi petugas.

"Apalagi posisi gajah memang sudah ada di kawasan yang merupakan habitatnya," kata dia.

Menurut Sulki lokasi serangan gajah dalam kejadian pada Senin, 21 Desember yang mengakibatkan dua warga cidera itu masih merupakan kawasan TNBBS, tepatnya di Pal TNBBS 2.5 km dengan nomor Pal 4420.

"Ke depan kejadian ini jangan sampai terulang kembali," kata dia.

Sementara itu Sekretaris Camat Bandarnegeri Suoh Mandala mengatakan sampai saat ini kedua warga korban serangan gajah masih menjalani perawatan di rumah masing-masing. 

"Ada petugas kesehatan dari Puskesmas yang datang langsung ke rumahnya," kata Mandala.

Sebelumnya, dua warga Lampung Barat, Yadi (32 ), warga Pemangku Waytuing Pekon Bumihantatai, Bandarnegeri Suoh, dan Santa (34), warga Curupgading Pekon Sukamarga, Suoh mengalami luka-luka setelah diserang dua ekor gajah.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15:30 WIB. Insiden dimulai sekitar pukul 12:00 WIB ketika belasan warga berinisiatif menggiring gajah liar di Talang Gunungayem Pekon Sukamarga agar mereka tidaj bergerak mengarah ke pemukiman.

Nahasnya, penggiringan gajah oleh belasan warga itu tanpa didampingi petugas maupun Satgas.

Pengiringan gajah bernama bunga itu dilakukan mulai dari Talangrejo hingga ke Talang Anwar. Sekitar pukul 15.30 WIB, belasan warga itu memutuskan beristirahat.

Ketika sedang beristirahat, ternyata ada dua ekor gajah yang tiba-tiba muncul dan mendekat. Warga pun langsung melarikan diri satu dari mereka, yakni Santa, jatuh dan terinjak gajah.

Mengetahui saudaranya terjatuh, Yadi berupaya menolong namun ia juga malah tersabet belalai gajah. Akibat kejadian itu, kaki kiri Santa mengalami cidera. Sementara Yadi mengalami cidera bagian pinggang.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar