#beritalampung#beritabandarlampung#kesehatan

Masyarakat Diimbau Beli Obat di Toko Obat Resmi

( kata)
Masyarakat Diimbau Beli Obat di Toko Obat Resmi
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Dalam rangka mencegah kasus gagal ginjal akut (GGA) akibat obat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), Balai Besar POM Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk membeli obat hanya di gerai resmi.

Plt Kepala BBPOM Bandar Lampung Zamroni mengatakan jika obat yang biasanya dijual di warung itu tidak ada kewenangan menjual. "Oleh sebab itu, sebaiknya masyarakat beli obat di sarana resmi, minimal di apotek," kata Zamroni, Senin, 7 November 2022.

Selain itu jika masyarakat sudah memiliki BPJS Kesehatan. Dapat langsung datang ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Baca juga: Perumusan UMK 2023 Bandar Lampung Tunggu UMP

"Sarana yang resmi, artinya toko obat atau apotek, atau lebih yang enak puskesmas atau langsung ke dokter," ujarnya.

Ia mengatakan jika memang obat yang dijual di warung bersumber dari toko obat besar, tujuannya untuk memudahkan pembelian.

Dan warung akhirnya menyediakan satu atau dua macam obat untuk beberapa penyakit. Namun, menurut Zamroni sebenarnya tidak dibenarkan dikarenakan yang dapat menjual adalah toko obat.

"Ini akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat ke depannya sambil berjalan," pungkasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar