tatapmukacovid-19

Masuk Zona Oranye, KBM Tatap Muka di Lambar Tetap Berlanjut

( kata)
Masuk Zona Oranye, KBM Tatap Muka di Lambar Tetap Berlanjut
dok Lampost.co


LIWA (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Barat tetap menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka bagi sekolah SD dan SMP di wilayah itu yang telah di mulai sejak Senin, 2 November 2020.

KBM tatap muka itu  berjalan dengan baik dan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kepsek SDN 1 Way Mengaku Prihandono, mengakui masih ada anak-anak yang tidak masuk dikarenakan belum diizinkan oleh orang tuanya. Namun jumlah anak yang tidak masuk karena belum diizinkan orang tuanya itu hanya sedikit yakni rata-rata 1 orang/kelasnya.

Untuk kegiatan belajar sudah dilaksanakan dengan sistem ship kelompok. Setiap rombel terdiri 28-32 siswa. Setiap rombel dibagi dua kelompok dan mereka masuk dengan sistem ship hari. Masing-masing siswa masuk tiga kali seminggu.

Bagi yang tidak masuk lanjut dia, tetap dilayani secara daring. Terpisah, Kepsek SDN 1 Hanakau Darlin Arsyad mengaku bahwa kegiatan KBM tatap muka di sekolahnya juga telah dilaksanakan dan berlangsung dengan sistem sif.

KBM tatap muka ini dilaksanakan berdasarkan surat dari Dinas Pendidikan Lambar tentang persetujuan bupati selaku tim gugus tugas. Kegiatan KBM tatap muka ini dilaksanakan berdasarkan SOP protokol kesehatan. Selain itu, para orang tua juga sudah memberikan izin kepada anaknya.

Kepsek SMPN 1 Liwa Budi Santoso, mengaku kegiatan KBM tatap muka di sekolah yang dipimpinya itu juga dilaksanakan secara bergantian/ship  dengan masing-masing siswa belajar selama 2 jam. Pelaksanaan KBM tatap muka dilaksanakan sesuai prosedur antara lain telah disediakan sarana cuci tangan, siswa dipastikan menggunakan masker dengan benar. Kemudian untuk mengantisipasi agar semua bisa jaga jarak maka siswa yang masuk diperkenankan hanya 50%/ship.

Disisi lain, sekretaris tim gugus tugas Pemkab Lambar Maidar, mengaku terkait status Lambar yang saat ini telah beralih ke zona oranye pihaknya masih mengkaji.

"Terkait sudah disampaikanya rekomendasi KBM tatap muka ke sekolah sebelum adanya perubahan status dari kuning menjadi orange, saat ini masih kita pelajari dan dikaji lagi," kata Maidar.

 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar