#covid-19#liburNataru#lonjakanKasus

Syarat Masuk Lampung Saat Libur Nataru

( kata)
Syarat Masuk Lampung Saat Libur Nataru
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, menyatakan menpersiapkan langkah strategis hadapi libur Nataru. (Foto:Lampost/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sesuai imbauan Presiden Joko Widodo, daerah harus memperketat pengawasan menjelang libur Natal dan Tahun baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan langkah strategis. 

"Pnerapan libur Nataru nanti, kami Dinas Kesehatan akan lebih memperketat pengawasan. Karena di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini harus melakukan tindakan persuasif," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, Selasa, 26 Oktober 2021. 

Ia mengatakan Dinkes akan lebih mengerahakan petugas dan akan lebih ketat pengawasn dibandingkn dengan libur nataru tahun lalu. "Langkah awal menjelang Nataru nanti, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akan menyurati Bupati/ Wali Kota di 15 kabupaten/ kota untuk mengantisipasi libur Nataru ini," jelasnya. 

Dinkes juga menurunkan petugas guna pengetatan di simpul transportasi di antaranya bandara, pelabuhan hingga terminal dan stasiun. Dari pengetatan tersebut, nantinya masyarakat yang masuk Lampung harus membawa sejumlah persyaratan. 

"Bagi masyarakat yang masuk Lampung membawa hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Rapide Tes Antigen hasil negatif covid-19 dilengkapi barcode agar dapat dicek kebenarannya," jelasnya. 

Menurutnya, dengan pengecekkan tersebut, Dinkes menjalankan kewajiban untuk keamanan dan upaya pencegahan penularan covid-19. "Kami bukan tidak memperbolehkan berkunjung, tapi semua yang datang harus sesuai syarat. Misal tes antigen dan PCR yang pakai barcode jadi aman," tegasnya. 

Pengerahan petugas yang ekstra ketat dalam menjaga simpul transportasi jelang Nataru karena Provinsi Lampung sebagai daerah utama atau pintu gerbang Sumatra, meskipun masyarakat dari pulau jawa bertujuan ke Palembang pasti akan lewati Lampung. 

"Alasan tersebut yang menjadikan kita semakin perketat. Kami juga sudah koordinasi dengan Pemda Lampung Selatan, ASDP, KKP untuk memberlakuan di simpul pelabuhan," kata Reihana.

Ia menegaskan meskipun saat ini kasus konfirmasi terus melandai dan menunjukkan tren positif. Masyarakat jangan lengah dan anggap enteng sehingga lupa prokes. "Pokoknya walaupaun sekarang kasus covid melandai, tapi kita harus tetap waspada dan taan prokes," ucapnya.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar