#BERITAMETRO#CUPANG

Masa Pandemi, Budi Daya Ikan Cupang Iskandar Hasilkan Jutaan Rupiah

( kata)
Masa Pandemi, Budi Daya Ikan Cupang Iskandar Hasilkan Jutaan Rupiah
Iskandar menunjukkan beberapa koleksi ikan cupang miliknya. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Maraknya penghobi ikan hias terutama ikan cupang di masa pandemi covid-19 ini sangat menguntungkan bagi Iskandar. Dengan ketelatenan dan kesabaran dalam membudidayakan ikan cupang dia dapat mengantongi tiga hingga lima juta per bulan.

Warga Ganjar Agung, Metro Barat ini menjelaskan, butuh kesabaran yang ekstra dalam pembudidayaan ikan cupang. Butuh waktu lima bulan hingga cupang dapat dijualbelikan. Selain itu, momen sangat menentukan harga jual.

"Gampang-gampang susah. Sebenarnya kami memelihara sambil menunggu momen yang pas. Karena tren kan naik turun. Ya kalau pas bisa meledak. Kalau saya karena memang hobi jadi rezeki ya. Jadi ya tekuni saja terus sambil lihat pasar," ujar Iskandar, Minggu, 21 Maret 2021.

Ia mengaku, untuk budi daya cupang tak membutuhkan tempat luas serta modal yang besar. Adapun tahap awal breeding adalah menyiapkan sepasang ikan dan tempat untuk pemijahannya. 

"Paling penting itu telaten, karena tidak bisa instan untuk dapat hasil yang bagus. Nah, breeding beda-beda ya tiap pembudidaya. Kalau saya langsung dicampur ke baskom diberikan media daun pisang," kata dia.

Iskandar menjelaskan, ikan cupang jantan memiliki ciri-ciri sirip melebar, ekor lebar mengembang, tubuh lebih besar, gerakan lincah dan warna lebih cerah. Sedangkan betina memiliki sirip pendek, ekor lebih pendek, tubuh lebih kecil, gerakan lamban dan warna kusam.

Telur akan menetas dalam kurun waktu 24 jam setelah pembuahan. Setelah itu, indukan betina segera dipisahkan. Sebab, yang bertanggung jawab menjaga dan membesarkan anakan adalah cupang jantan.

"Kalau indukan bagus bisa menghasilkan telur 500 sampai 1.000. Nah, biasanya yang jadi itu 70 persen. Tapi itu belum tentu bagus semua. Disortir lagi. Cupang siap jual itu biasanya ukuran M atau 5 sampai 6 bulan umurnya," ujarnya.

Saat ini, Iskandar telah berhasil menjual cupang sampai ke luar Lampung. Dimana pelanggan terbanyak berasal dari pulau Kalimantan. Ia memilih media sosial sebagai sarana marketing. Iskandar menggunakan nama pesonabetta82 pada akun instagram.

"Kalau omzet naik turun. Karena itu tadi, ikan hias itu kan berganti-ganti tren. Asal bisa jeli saja baca pasar," bebernya yang mengaku mendapat omzet berkisar satu hingga lima juta rupiah setiap bulan," katanya. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar