#masajabatan#nuansa

Masa Jabatan

( kata)
Masa Jabatan
dok Lampost.co

MENURUT saya masa jabatan seorang pimpinan kepolisian mencerminkan prestasi orang tersebut, terlepas dari alasan penyegaran yang kerap disampaikan institusi Polri. Saya coba memaparkan data masa jabatan kepala Polresta Bandar Lampung berdasarkan data yang dimiliki Lampung Post, mulai dari Kombes Dwi Irianto yang menjabat sejak Juni 2013 hingga Mei 2015 (1 tahun 11 bulan). Kemudian dilanjutkan Kombes Hari Nugroho sejak Mei 2015—September 2016 (1 tahun 4 bulan), selanjutnya Kombes Murbani Budi Pitono menjabat sejak September 2016—Oktober 2018 (2 tahun 1 bulan), dan terakhir Kombes Wirdo Nefisco sejak Oktober 2018—Oktober 2019 (1 tahun).

Jabatan kepala Polresta Bandar Lampung saat ini, Wirdo Nefisco, yang segera dimutasi sebagai kabid Propam Polda Kalimantan Timur, merupakan yang paling singkat masa pengabdiannya dibanding kapolresta sebelumnya. Bisa jadi, mutasi ini diduga terkait kinerja aparat Polresta Bandar Lampung yang mendapatkan rapor merah dari masyarakat.

Warga Bandar Lampung sering mengeluhkan kinerja aparat kepolisian. Masyarakat kerap ketakutan saat hendak keluar rumah maupun saat akan memarkirkan kendaraan bermotornya.

Lantaran aksi pencurian yang tidak habis-habisnya menimpa warga Bandar Lampung. Para penjahat seperti diberikan kebebasan beraksi, tidak ada gebrakan hebat Tekab 308 Polresta Bandar Lampung yang dulu pernah kondang menggerebek sarang begal di Lampung Timur. Kini, seloah nyali aparat kepolisian  ciut.

Sudah puluhan kali, pencuri motor yang beraksi di Bandar Lampung membekali diri dengan senjata api. Sudah banyak kejadian yang terekspos di Lampung Post bahwa para pencuri itu kerap menodongkan senpinya ke para korban yang memergoki aksinya. Terakhir, dua pencuri yang tertangkap di kompleks ruko dekat pabrik Bumi Waras, Panjang, tewas setelah dipukuli massa. Meskipun salah satu pelaku membawa senpi, massa tidak gentar dan terus mengejar pelaku percobaan pencurian bermotor hingga masuk kompleks permukiman warga.

Lain halnya dengan beberapa kasus pencurian yang lokasinya tergolong sepi, warga enggan untuk melawan setelah pelaku mengacungkan senjata api maupun senjata tajam. Seperti aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor yang hampir menimpa Undang Rosidin di rumahnya, Jalan Purnawirawan, Gunungterang, Langkapura, Bandar Lampung, Rabu (23/10), sekitar pukul 16.00. Undang meyakini gerak-gerik orang mencurigakan yang membuka gerbang rumahnya merupakan maling motor. Namun, saat ingin mengejar dan meneriaki maling pun ia takut lantaran banyaknya pemberitaan mengenai pencuri motor bersenpi. Penjahat sekarang lebih berani dan brutal.

Rencananya jabatan Wirdo akan digantikan Kombes Yan Budi Jaya yang sebelumnya menjabat Kaden A Ropaminal Divpropam Polri. Diharapkan pengalaman Kombes Yan Budi yang penah menjadi kepala Polres Gorontalo itu bisa diterapkan di Kota Tapis Berseri.

Semoga kapolresta baru bisa mengubah situasi keamanan di Bandar Lampung jadi lebih aman sehingga masyarakat merasa lebih nyaman hidup di ibu kota Provinsi Lampung ini. Aamiin...*

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar