#LigaItalia

Mario Mandzukic Umumkan Gantung Sepatu

( kata)
Mario Mandzukic Umumkan Gantung Sepatu
Mario Mandzukic. (MIGUEL MEDINA / AFP)


Jakarta (Lampost.co) -- Mario Mandzukic memutuskan untuk gantung sepatu dari sepak bola pada usia 35 tahun dan menutup perjalanan kariernya yang penuh trofi pada Jumat, 3 September 2021, waktu setempat. Itu dia sampaikan lewat Instagram.

AC Milan jadi klub terakhir Mandzukic pada paruh kedua musim 2020--2021. Sebelumnya, dia juga pernah membela Bayern Muenchen, Juventus, Atletico Madrid dan membantu timnas Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018.

Mandzukic mengumumkan keputusan pensiunnya dengan mengunggah foto sepasang sepatu sepak bola dalam akun Instagram, @mariomandzukic, disertai surat imajiner untuk masa kecilnya.

"Mario kecil," tulis Mandzukic dalam keterangan foto Instagram seperti dikutip Goal.

"Saat mengenakan ini [sepatu] untuk pertama kalinya, kamu bahkan tidak bisa membayangkan apa yang akan kamu capai dalam sepak bola. Kamu akan mencetak gol di panggung terbesar dan memenangkan trofi terbesar di klub terbesar," tambahnya.

"Dalam jersey kebanggaan terbesarmu, tim nasional Kroasia, kamu akan mengukir beberapa momen terpenting olahraga Kroasia. Kamu akan berhasil karena kamu akan memiliki banyak orang yang siap membantumu."

"Rekan setim yang seperjuangan, belajar dari pelatih, penggemar yang akan mendukungmu dan keluarga, manajer dan teman yang akan selalu bersamamu," lanjutnya. "Kamu akan selamanya berterima kasih kepada mereka semua!" lanjut Mandzukic.

Setelah melakukan debut seniornya di negara asalnya bersama Marsonia sepanjang musim 2004-2005, nama Mandzukic mulai dikenal saat bersama Dinamo Zagreb.
Selama tiga tahun di sana, Mandzukic membantu Zagreb meraih tiga gelar liga Kroasia dan kemudian pindah ke Wolfsburg untuk dijadikan batu loncatan bergabung dengan Bayern Muenchen pada 2012. 

Namanya semakin diperhitungkan saat klub Jerman tersebut memenangkan treble yang luar biasa pada musim 2012-13. Mandzukic juga mencetak gol dalam kemenangan klubnya di final Liga Champions atas Borussia Dortmund.

Mandzukic kemudian membela Atletico Madrid selama semusim dari 2014 hingga 2015 sebelum bergabung ke raksasa Serie A Juventus. Bersama Juve, Mandzukic mampu mempersembahkan empat gelar Scudetto Serie A, tiga Coppa Italia, dan satu Supercoppa Italiana.

Dia menjalani karier singkat dengan tim Qatar Al-Duhail setelah pelatih Maurizio Sarri jarang memainkannya di Juve sebelum akhirnya dia mengakhiri kariernya di Milan tahun ini.

Di tingkat internasional, Mandzukic mencatatkan 89 penampilan untuk Kroasia dan mencetak 33 gol. Kontribusinya yang paling terkenal adalah mencetak gol kemenangan untuk mengirim negaranya lolos ke semifinal dengan mengalahkan Inggris pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Mandzukic juga mencetak gol di final, tapi Kroasia kalah dari Prancis dengan skor 4-2.

Winarko







Berita Terkait



Komentar