#narkoba#pekonampai

Marak Transaksi Narkoba di Pekon Ampai, Pemkot dan Tokoh Diminta Tak Abai

( kata)
Marak Transaksi Narkoba di Pekon Ampai, Pemkot dan Tokoh Diminta Tak Abai
Dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung melakukan sweeping di Pekon Ampai, Telukbetung Timur,  pada Jumat, 17 Januari 2020, untuk mengejar DPO berinisial L.

Meski belum berhasil menangkap L karena melarikan diri, saat keberadaanya diketahui berada di daerah Zona Narkoba tersebut, namun Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung menangkap 29 orang yang diduga akan membeli narkoba dari L.

"Kita sweeping dan kita lakukan pembersihan di Kampung Ampai, yang tak ada habisnya, kita beri efek jera," ujar Dirresnarkoba Polda Lampung Kombespol Shobarmen, Senin 20 Januari 2020.

Ia pun heran, meski telah dinyatakan sebagai zona bebas Nnrkoba dengan deklarasi, dan upaya pembinaan namun masih banyak transaksi narkoba di kampung tersebut.

"Ini jangan bodo amat dengan Pekon Ampai. Tokoh agama, tokoh masyarakat, lurah, babimkamtibmas, babinsa, harusnya punya peran, " katanya.

Pihaknya akan kembali melakukan upaya penindakan dan pencegahan, dengan upaya preventif serta preemtif, agar semua lapisan masyrakat, dan pemerintah harus berperan memberantas peredaran narkoba di Pekon Ampai. "Nanti kita coba rekonsiliasi," katanya.

Sementara Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Lampung AKBP Sastra Budi mengatakan, pihaknya akan merehab 19 orang yang urinenya dinyatakan positif dan memberikan arahan ke 10 orang lainnya, yang urinenya negatif.

"Karena unsur pidana belum terpenuhi, kita upayakan rehabilitasi dan pembinaan, cuma DPO L masih kita buru," katanya.

Sebelumnya, Subdit I Ditresnarkoba mengangkut 29 orang yang diduga sebagai penyalagunaan narkoba di Pekon Ampai, Telukbetung Timur, pada Jumat, 17 Januari 2020.

Dirresnarkoba Polda Lampung Kombespol Shobarmen mengatakan, pihaknya melakukan sweeping di daerah tersebut, untuk mengejar bandar sekaligus DPO berinsial L, berdasarkan informasi yang didapat aparat.

"Mereka  orang yang patut diduga melakukan atau pelaku tindak pidana narkotika, yang mana mereka mau menjual dan membeli narkotika jenis sabu, hasil introgasi para terduga yang diamankan ini betul bahwa mereka mau membeli narkotika kepada L yang merupakan target," ujarnya, Senin, 20 Januari 2019.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar