#manusiakarung#manusiagerobak#beritalampung#pemulung

Manusia Gerobak Kembali Ramai di Jalanan Ibu Kota

( kata)
Manusia Gerobak Kembali Ramai di Jalanan Ibu Kota
Sejumlah pemulung dan gelandangan menepi di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Jumat, 22 Mei 2020. Lampost.co/Atika Oktaria

Bandar Lampung (Lampost.co): Seakan tak jera setelah dilakukan razia oleh Satua Polisi Pamong Praja (Satpol PP) masih banyak manusia gerobak berkeliaran di Jalan Sultan Agung dan Jalan Teuku Umar.

Tak tanggung-tanggung, mereka kebanyakan membawa sanak keluarga, istri, dan anak menunggu tangan dermawan yang akan memberikan uluran tangan.

Kebanyakan dari mereka adalah bukan warga Bandar Lampung, ada juga dari mereka yang berani terbuka mengaku bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengumpulkan stok makanan.

"Saya di kampung jadi petani tomat. Tapi sekarang lagi tidak bekerja, makanya saya ambil kesempatan sebagai pemulung di Bandar Lampung dan kadang ada orang baik kasih saya sembako," kata Ujang, salah seorang pemulung asal Lampung Timur, Jumat, 22 Mei 2020.

Dia mengatakan sebelumnya sempat kedapatan oleh Satpol PP sehingga harus dilakukan tindakan penyitaan gerobak. Namun, nampaknya hal tersebut tidak menjadikannya jera.

"Istri saya pernah kena razia, tapi ya mau bagaimana lagi, dari pada kami gak makan jadi kami nekat duduk-duduk di pinggir jalan lagi," kata dia.

Di lain tempat, terlihat juga masih banyak pengendara baik roda dua ataupun tiga yang mamberikan bantuan ke manusia gerobak berupa sembako seperti beras, telur, minyak, bahkan uang. 

Bahkan selain manusia gerobak, terlihat juga ada pemulung yang menggunakan karung sebagai sarana kegiatan memulung barang bekas. Tak ketinggalan, mereka juga lakukan aktivitas duduk di pinggir jalan untuk mendapat simpati masyarakat.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar