#MANUSIAGEROBAK#BERITABANDARLAMPUNG

Manusia Gerobak Kembali Ramai di Bulan Ramadan 

( kata)
Manusia Gerobak Kembali Ramai di Bulan Ramadan 
Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehadiran manusia gerobak dengan membawa anak-anak kecil di bulan ramadan dan di tengah pandemi covid-19 kembali mewarnai sejumlah sudut jalan di Bandar Lampung. Padahal, sebelumnya, Pemkot Bandar Lampung sempat menertibkan mereka di sepanjang Jalan Zainal Abidin Pagar Alam hingga Jalan Teuku Umar.


Berdasarkan pantauan Lampost.co di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, terlihat manusia gerobak yang membawa gerobaknya. Ada juga yang membawa karung yang telah terisi. Ada yang santai duduk di jalan protokol.

Ojek online, Muhlisin, mengatakan, manusia gerobak musiman itu sudah biasa di bulan Ramadan berbondong-bondong dengan membawa gerobak dan karung yang telah berisi barang rongsokan.

"Ini banyak yang baru, Mas. Biasanya enggak ada. Ini tiba-tiba ada. Mengganggu keindahan kota Bandar Lampung," katanya.

Ia menjelaskan, manusia gerobak tersebut tahu jika ada petugas sat pol PP kota Bandar Lampung melakukan razia, mereka langsung bersembunyi masuk ke dalam gang. Setelah tidak ada lagi, mereka keluar kembali.

"Mereka itu tahu kalau ada bunyi kendaraan satpol PP Kota Bandar Lampung. Mereka langsung bersembunyi. Meski sudah ditertibkan tetap saja tidak kapok," ujarnya. 

Terpisah, manusia gerobak, Suminah, mengatakan, ia terpaksa mencari barang rongsokan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sejak ditinggalkan almarhum suami yang sudah lama tiada.

"Saya terpaksa begini karena kebutuhan hidup. Terkadang ada yang memberi saya uang, bingkisan. Alhamdulilah," katanya.

Manusia gerobak, istilah yang merujuk pada mereka yang membawa serta keluarganya dan berkeliling menarik gerobak di jalanan. Mereka menjadikan gerobak sebagai tempat tinggalnya. Fenomena manusia gerobak melekat saat Ramadan berlangsung, termasuk di Bandar Lampung.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar