#penyelewengandanadesa#beritalambar#danadesa

Mantan PJ Peratin Fajaragung Diberi Waktu 30 Hari Klarifikasi Dugaan Penyelewengan DD

( kata)
Mantan PJ Peratin Fajaragung Diberi Waktu 30 Hari Klarifikasi Dugaan Penyelewengan DD
Inspektur Lambar Nukman. Lampost.co/Eliyah

Liwa (Lampost.co): Mantan Penjabat (Pj) Peratin Pekon Fajaragung, Kecamatan Belalau, Lampung Barat, Sahperi, diberi waktu selama 30 hari untuk dapat memperbaiki kekurangan yang dilakukannya atas pelaksanaan program dana desa (DD) tahun 2019 sebagaimana tindak lanjut laporan dari Lembaga Himpun Pekon (LHP) pekon setempat.

Inspektur Lambar Nukman, Jumat, 26 Juni 2020, mengaku jika pihaknya selaku Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) telah melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap mantan Penjabat Peratin Pekon Fajaragung dan pihak terkait lainnya yaitu aparatur pekon.

"Pemeriksaan berkala terhadap mantan Pj Peratin terkait penggunaan dana desa tahun 2019 itu dilaksanakan untuk menindaklanjuti laporan LHP," jar Nukman.

Hasilnya, lanjut Nukman, sebagaimana yang dilaporkan oleh LHP itu, pihaknya mendapati adanya indikasi kerugian atas pelaksanaan program dana desa Tahun Anggaran 2019 yang dilakukan oleh mantan peratin tersebut.

Hasil pemeriksaan itu sudah disampaikan kepada yang bersangkutan. Kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan itu, direkomendasikan agar yang bersangkutan memiliki itikad baik untuk melakukan perbaikan. Jika ada kerugian, maka yang bersangkutan diminta untuk mengembalikan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, baik terhadap kegiatan fisik, administrasi, dan pengadaan BUM pekon yaitu ada indikasi kerugian," kata Nukman. 

Terkait hasil pemeriksaan itu, kata dia, mantan PJ Peratin Pekon Fajaragung diberikan waktu selama 30 hari untuk memperbaikinya.

"Jika selama 30 hari itu tidak ada itikad baiknya untuk memperbaiki atau mengembalikan jumlah kerugian negara itu, maka tindaklanjutnya adalah akan dimintakan kepada aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan audit," kata dia,

Sebelumnya, Lembaga Himpun Pekon (LHP) Pekon Fajaragung melaporkan kepada Komisi III DPRD Lambar tentang adanya kecurangan yang dilakukan oleh mantan Pj Peratin Pekon Fajaragung, Sahperi terhadap pelaksanaan dana desa 2019.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar